Preman parkir dan PKL liar tak ada lagi di RPTRA Kalijodo
Sempat ramai dengan pemberitaan kawasan Kalijodo kembali ramai dengan para preman juru parkir dan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar, kini area parkir sudah ditangani dengan mesin otomatis. RPTRA Kalijodo Jalan Kepanduan II, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara sudah sesudah semakin membaik.
Sempat ramai dengan pemberitaan kawasan Kalijodo kembali ramai dengan para preman juru parkir dan Pedagang Kaki Lima (PKL) liar, kini area parkir sudah ditangani dengan mesin otomatis. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo Jalan Kepanduan II, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara sudah semakin membaik.
Pantauan Merdeka.com (1/6), area parkir yang semula ditangani para preman dengan tarif Rp 3-5 ribu sekarang sudah menggunakan mesin karcis dengan harga maksimal Rp 2 ribu.
Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sempat membanjiri area RPTRA Kalijodo sekarang sudah tidak terlihat lagi, digantikan dengan pendirian kantin. Kantin tersebut digunakan para PKL yang sebelumnya berdagang di kawasan Kalijodo.
"Tadinya saya jualan pake gerobak, sekarang udah dibangun kantin jadi saya jualan di sini sekarang" ungkap Fatimah salah satu pedagang di Kantin Pujasera UKM di Kalijodo.
Fatimah pun mengaku bahwa pembayaran untuk setiap stand masih gratis, karna masih dalam masa percobaan, "Satu bulan ini masih gratis, mungkin nanti setelah lebaran akan ada wawancara lagi," ujarnya.
Baca juga:
Satpol PP akan tertibkan bangunan liar di Kalijodo
Djarot: Bongkar Kampung Akuarium, jangan biarkan mereka lama di situ
Batal razia, polisi sebut Kalijodo aman sudah bersih dari preman
Beda Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga menata Kalijodo
Sandiaga bakal rangkul preman di RPTRA Kalijodo ikut program OK OCE
Anies soal keluhan warga di RPTRA Kalijodo: Gubernurnya sudah ganti?