LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

PPKM Darurat, Mobilitas di DKI Masih Tinggi Didominasi Kendaraan Roda Dua

Di Jabodetabek, pergerakan kendaraan pribadi menuju Jakarta baru berkurang 28 persen, sementara untuk kendaraan umum pengurangannya 15 persen. Pergerakan kendaraan di 9 terminal tipe A juga turun hampir 39 persen, dengan penurunan penumpang mencapai 61 persen.

2021-07-09 13:19:10
PPKM Darurat
Advertisement

Staf Khusus Menteri Perhubungan Adita Irawati memaparkan, dari data Kemenhub, penurunan mobilitas masyarakat DKI Jakarta per 6 Juli masih sebesar 22,8 persen, belum memenuhi target minimal 30 persen. Per 7 Juli angkanya lebih rendah, yaitu 22,6 persen, demikian pula pada 8 Juli sebesar 16,17 persen.

"Rasanya semakin banyak pergerakannya. Dan ini jadi acuan untuk lebih memperketat syarat perjalanan, khususnya di wilayah aglomerasi," ujar Adita dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/7).

Di Jabodetabek, pergerakan kendaraan pribadi menuju Jakarta baru berkurang 28 persen, sementara untuk kendaraan umum pengurangannya 15 persen. Pergerakan kendaraan di 9 terminal tipe A juga turun hampir 39 persen, dengan penurunan penumpang mencapai 61 persen.

Advertisement

"Yang keluar Jakarta, angkutan pribadi menurun 24 persen, angkutan umum 12 persen. Masih sangat kecil," ujar Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B. Pramesti.

Selain itu, angkutan umum berbasis jalan seperti TransJakarta pergerakan penumpangnya turun 30 persen, TransJabodetabek turun 81 persen, MRT turun 50 persen, LRT turun 55 persen dan Railink turun 70 persen.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono menambahkan, mobilitas ini yang masih tinggi di Jabodetabek didominasi oleh kendaraan roda dua. Mereka berasal dari wilayah penyangga DKI Jakarta.

Advertisement

"Kalau di Jakarta di pusat kota, di Google Maps sudah kelihatan hijau, namun di pinggiran di kota-kota penyangga seperti Depok, Tangerang, masih ada titik merah. Kalau di Bandung, misalnya dari Cimahi (aglomerasinya), Surabaya dari Sidoarjo," ujar Istiono.

Reporter: Athika Rahma
Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi, Polisi Bakal Tambah Pos Penyekatan di Daan Mogot
Aparat Kembali Arogan ke Pedagang Kecil, Main Semprot Tukang Soto yang Berjualan
Pemprov Babel Berlakukan Jam Malam untuk Tekan Penyebaran Covid-19
Wagub DKI Dapati Kantor Masih Buka Meski Sudah Disanksi Penutupan Sementara
Bandel, 34 Perusahaan di DKI Jakarta Dijatuhi Hukuman Pidana dan Administratif
Setiap Daerah di Sumsel Kembali Perketat Pintu Masuk Perbatasan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.