LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Polres Jakpus belum menerima laporan terkait aksi 287 oleh GNPF

Polres Jakpus belum menerima laporan terkait aksi 287 oleh GNPF. Walaupun pihaknya belum menerima laporan, namun aparat kepolisian tetap melakukan monitoring melalui media sosial yang sudah ramai dibicarakan.

2017-07-23 19:03:00
Demo
Advertisement

Polres Metro Jakarta Pusat mengaku belum menerima laporan terkait aksi 287 yang akan dilakukan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa. Aksi tersebut akan digelar pada Jumat (28/7) mendatang dengan tuntutan tolak Perppu Ormas.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asep Guntur Rahayu mengatakan sampai hari ini Minggu (23/7) belum mendapatkan laporan dari pihak Koordinator Lapangan (Korlap) aksi tersebut. Untuk titik kumpul dalam aksi itu sendiri berada di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, seperti aksi-aksi sebelumnya.

"Polda ditembus ke Polres. Seminggu sebelumnya kasih tahu. Mungkin Senin dari Polda," kata Guntur saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (23/7).

Walaupun pihaknya belum menerima laporan, namun aparat kepolisian tetap melakukan monitoring melalui media sosial yang sudah ramai dibicarakan. "Polres belum terima laporan dari peserta aksi. Baru selebaran. Tetapi kita sudah monitoring medsos. Kan di medsos sudah banyak," tandasnya.

Sebelumnya, Tim Kuasa Hukum GNPF, Kapitra Ampera membenarkan bahwa ada aksi 287 yang akan dilakukan oleh GNPF MUI dan beberapa ormas yang ada di Indonesia. Aksi itu sendiri bertujuan agar pihak Pemerintah membatalkan tentang adanya Perppu Ormas.

Selain itu, menurut Kapitra Perppu Ormas itu sendiri tidak tepat untuk dilakukan oleh pemerintah. Untuk titik kumpul aksi 287 itu sendiri berada di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Iya benar. Aksi itu dilatarbelakangi oleh penerbitan Perppu Ormas. Selain itu karena pembubaran HTI," kata Kapitra saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (23/7).(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.