Polisi sebut Iin tak merasa memutilasi bayinya
Polisi sebut Iin tak merasa memutilasi bayinya. Hingga saat ini, belum diketahui apa motif sebenarnya dari tindakan Iin memutilasi kedua anaknya. Kabarnya, Iin stres karena suaminya dua hari tak pulang ke rumah.
M alias Iin (26) tega memutilasi dua balitanya. Bahkan si bungsu berjenis kelamin laki-laki tewas seketika.
Hasil penyelidikan sementara, Iin mengalami tidak ketidakstabilan kejiwaan. "Tersangka merasa nggak membunuh," kata Kabid Humas Mapolda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/10).
Putri sulung Iin yang selamat dari mutilasi saat ini dalam perlindungan. Anak angkatnya itu dipotong di bagian telinga.
"Anak pertama udah di bawah perlindungan, sedang diupayakan trauma healing," ujarnya.
Hingga saat ini, belum diketahui apa motif sebenarnya dari tindakan Iin memutilasi kedua anaknya. Kabarnya, Iin stres karena suaminya dua hari tak pulang ke rumah. Saat dikonfirmasi, Awi mengatakan belum bisa membenarkan informasi tersebut.
"Belum dikonfirmasi. Dia istri kedua yang sah, anak yang dimutilasi anak kandung tersangka," tuturnya.
Baca juga:
Fakta mengerikan ibu kandung tega mutilasi balitanya hingga tewas
Tetangga kerap lihat ibu pemutilasi di Cengkareng ajak anaknya jajan
Ini respons KPAI soal ibu tega mutilasi anak di Cengkareng
Anaknya dimutilasi, Denny sebut istrinya sering berhalusinasi
Kondisi korban mutilasi mengenaskan, Ketua RT tak berani pegang
Mutilasi anaknya, Iin telanjang bulat & senyum-senyum ketika ditanya
Dobrak pintu, Denny temukan anak keduanya tewas dimutilasi istri