Polisi Klaim Penyekatan di 10 Ruas Jalan Jakarta Sudah Tertib
Sambodo menerangkan, pembatasan mobilitas pada 10 ruas jalan telah berjalan selama hampir satu minggu. Setelah ini, akan dilakukan evaluasi apakah akan dilanjutkan atau jalurnya dipindah.
Satgas penanggulangan Covid-19 DKI Jakarta akan mengevaluasi efektivitas pembatasan mobilitas di 10 ruas jalan Jakarta. Kebijakan itu diterapkan dalam rangka menekan pelanggaran protokol kesehatan di tengah kasus Covid-19 terus melonjak naik.
"Hari Minggu nanti akan kita evaluasi apakah di 10 titik itu kita masih melakukan pembatasan atau akan kita tambah atau titiknya pindah," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Sabtu (26/6).
Sambodo menerangkan, pembatasan mobilitas pada 10 ruas jalan telah berjalan selama hampir satu minggu. Sambodo mengklaim, telah berefek pada kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
"10 Kawasan tersebut sudah kita nyatakan tertib," ujar dia.
Karena itu, Ditlantas Polda Metro Jaya bersama pihak-pihak perlu berembuk kembali. Rencananya evaluasi kebijakan pembatasan mobilitas diselenggarakan pada Minggu, 27 Juli 2021. Sementara hasil evaluasi diumumkan pada kesokan hari.
"Senin pagi akan kita sampaikan kepada masyarakat apakah tetap 10 titik atau ada penambahan, atau titiknya nanti pindah ke titik lain," ujar dia.
Baca juga:
Data Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Per 26 Juni 2021
Moeldoko: Kita Harus Rela Batasi Aktivitas Rutin
Anies: Kita Tambah Kapasitas RS, Tapi Jumlah Kasusnya Juga Bertambah Terus
2.508 WNA Positif Covid-19, 2.314 Sudah Sembuh
Kisah Penyintas: 10 Hari di Ranjang Wisma Atlet Berjuang Lawan Covid
Menular dalam Hitungan Detik, Varian Delta Sebabkan Lonjakan Kasus di Berbagai Negara