Polisi buru 13 pemerkosa siswi SMK di Ciracas
Korban diperdaya oleh pelaku dan teman-temannya saat kopi darat setelah berkenalan melalui Facebook.
Polisi masih terus memburu belasan pelaku yang diduga telah melakukan kekerasan seksual terhadap NR (15), seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Jakarta Timur.
"Pelaku berjumlah 13 orang. Sudah didapati nama-namanya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/3).
Rikwanto menjelaskan, awalnya korban berkenalan dengan seseorang melalui situs jejaring sosial Facebook. "Kemudian korban kopi darat dengan orang tersebut. Namun, setelah bertemu korban, beberapa teman pelaku sudah menunggu di suatu tempat," tutur Rikwanto.
Takut diperkosa, perempuan Inggris lompat dari jendela hotel
'Pemerkosa itu harus dianggap pembunuh'
Kemudian, lanjut Rikwanto, terjadilah peristiwa yang dialami oleh korban. "Saat ini petugas masih memburu para pelaku," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, NR (15), seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di Jakarta Timur, mengalami trauma dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Gadis malang tersebut diduga menjadi korban pemerkosaan. Dia mendapat perawatan dari 5 dokter sejak Selasa (12/3).
Salah satu Dokter yang menangani NR, Dr Arif Wahyono mengungkapkan, hasil diagnosa dokter pertama menunjukkan bahwa korban telah mendapatkan tindakan kekerasan seksual dan penganiayaan di beberapa bagian tubuhnya.
"Secara umum, fisiknya baik, namun mental dan psikisnya memang agak terganggu. Dan ditemukan bekas kekerasan di alat kelaminnya serta ada luka di bagian tubuh lainnya," ujar Arif yang merupakan seorang Dokter Spesialis Forensik RS Polri, saat ditemui wartawan, Rabu (13/3).
Baca juga:
Perkosaan di India marak, Menlu Marty minta WNI waspada
Marak kejahatan seks, fenomena sosial mengerikan
Desa di India larang perempuan menari