Polisi ancam bubarkan aksi anarkis tolak pelantikan Ahok
Polda Metro Jaya hari ini menerjunkan 3.800 personel ke seluruh wilayah Jakarta untuk mengamankan pelantikan Ahok.
Polda Metro Jaya siap menindak tegas aksi massa anarkis yang menolak pelantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur di Istana Negara siang nanti. Polisi sudah mengerahkan 3.800 personel untuk disebar mengamankan seluruh wilayah Jakarta.
"Kita imbau untuk tetap santun, tidak anarkis. Semua akan dilayani. Tetapi, kalau anarkis pasti kita bubarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di kantornya, Jakarta (19/11).
Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan pola pengalihan arus lalu lintas jika nantinya dibutuhkan, bahkan bila aksi unjuk rasa penolakan Ahok benar-benar terjadi.
"Kalau pun ada unjuk rasa, kita tetap dampingi, dan lakukan pengamanan. Kita buat pengalihan (arus lalu lintas) agar tidak terjadi hambatan di sekitar Istana. Pengalihan arus lalu lintas masih diberlakukan situasional," ujarnya.
Rikwanto pun memastikan hingga kini situasi keamanan di seluruh wilayah Jakarta masih kondusif. Dia sama sekali belum mendapatkan laporan soal adanya rencana unjuk rasa menolak Ahok.
"Sampai saat ini belum ada yang memberitahukan berkaitan pelantikan, baik itu ormas atau elemen masyarakat lainnya," imbuhnya.
Baca juga:
Ahok dilantik jadi gubernur, KMP DPRD DKI mengadu ke DPR
Usai lantik perwira di Sukabumi, Kapolri hadiri pelantikan Ahok
Bunga ucapan selamat buat Ahok cuma datang dari PDIP
Ahok dilantik, water cannon dan barracuda siaga di Balai Kota
3.800 Personel polisi diterjunkan amankan pelantikan Ahok
Selain Taufik cs,DPRD & PNS DKI bareng-bareng ke pelantikan Ahok