PNS DKI tetap bekerja saat demo 4 November
PNS DKI tetap bekerja saat demo 4 November. Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menjelaskan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan diliburkan saat demo 4 November nanti. Menurut dia, tugas birokrasi harus tetap jalan melayani publik.
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menjelaskan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak akan diliburkan saat demo 4 November nanti. Menurut dia, tugas birokrasi harus tetap jalan melayani publik.
"Jadi PNS kerja seperti biasanya masing-masing tidak ada kemudian lantas berhenti karena apapun juga tugas kami birokrasi ini netral. Birokrasi secara profesional tugasnya melayani publik. Pelayanan publik enggak boleh tidak berjalan hanya karena demokrasi. Saya kira itu inti penegasan saya," kata pria yang akrab disapa Sony itu saat ditemui di gedung Balai Kota, Selasa (1/11).
Selain tetap masuk seperti biasa, Sony juga menegaskan tidak akan mempercepat jam kepulangan para PNS. "Tidak ada perintah saya untuk pulang dipercepat, semua sesuai schedule yang ada, kalau perlu lembur karena banyak pekerjaan yang harus dikerjakan menjelang akhir tahun anggaran," tegasnya.
Selain itu, Sony juga melarang anggota PNS mengikuti demo. Jika ada yang nekat, Sony tak segan-segan bakal memberikan sanksi.
"Kalau seandainya ada PNS yang ikut demo berarti otomatis dia enggak ngerti posisi sebagai PNS. Ada dua kemungkinan, orang ini enggak paham dan enggak layak jadi PNS. Kedua, perlu diberikan sanksi hingga pemecatan karena apa? Dia tau posisi berarti dia enggak tahu siapa itu PNS. PNS tidak ikut sana tidak ikut sini," ungkapnya.
Sony juga berencana akan memasang spanduk tentang kenetralan PNS dalam politik. "Saya akan pasang spanduk besar nanti. Salam birokrasi kita netral. Kita gak ikut politik praktis karena kita instrumen pelaksana. Saya kira itu intinya. Itu ada porsi sendiri kami menghormati tapi tolong kami juga dihormati untuk bisa memberikan pelayanan kepada rakyat sebaik baiknya," tutupnya.(mdk/eko)