LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

PLTSa segera beroperasi, 50 ton sampah bisa jadi listrik 40 KW

Pemprov DKI akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi dan warga sekitar Bantargerbang karena tanpa dukungan mereka PLTSa tidak akan bisa beroperasi.

2018-03-09 14:36:55
Sampah Jakarta
Advertisement

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantargerbang, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu, 21 Maret mendatang. PLTSa ini merupakan kerjasama DKI dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Waste to energy yang akan diresmikan nanti 21 Maret dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). Kemarin sempat tersendat berkaitan dengan gas metan yang menjadi sumber tenaga listrik," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di TPST Bantargebang, Bekasi, Jumat (9/3).

Sandi mengatakan, PLTSa dapat mengelola 50 ton sampah menjadi listrik 40 KW dan menghabiskan biaya sekitar Rp 90 miliar dengan luas lahan 1 hektar. Dia menginginkan PLTSa ini menggunakan teknologi.

Advertisement

"Jadi itu di sebelahnya tadi. Kita harapkan teknologi tepat guna ini yang bekerja sama dengan BPPT bisa jadi pilot project yang akan dikembangkan lagi ke depan dan bisa menghasilkan energi," jelasnya.

"Dengan teknologi yang baik, saya mudah-mudahan ini akan lebih berkelanjutan ke depan, sustainable," sambung dia.

Ditambahkan Sandi, Pemprov DKI akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi dan warga sekitar Bantargerbang karena tanpa dukungan mereka PLTSa tidak akan bisa beroperasi.

Advertisement

Dia juga meminta warga untuk lebih aktif jika ada masalah. Semisal ketika bau sampah menyengat atau lainnya untuk mencari solusi bersama mengatasi masalah tersebut.

"Jadi kita mohon semuanya kondusif. Kalau ada air yang mencemari, kita threat (tanggapi). Juga kalau misalnya ada bau yang menyengat. Saya juga pertama kali masuk juga ada tercium bau. Tapi Alhamdulillah saya sempat lari di sekitar sini. Saya lari dan menghirup sendiri di sana. Jadi ini yang menjadi PR kita dan insya Allah kita tangani," jelas Sandi.

Baca juga:
Lari keliling TPS Bantargebang, Sandiaga dapat inspirasi mengelola sampah
Sandi ingin masyarakat bantu selesaikan masalah sampah di Teluk Jakarta
Pemprov siapkan tiga langkah atasi masalah sampah di Teluk Jakarta
Antusiasme warga bersihkan jalan dari sampah botol plastik di Sudirman
Sandiaga sebut ITF Sunter tinggal menunggu persetujuan Menteri Luhut
Begini kotornya laut Jakarta dicemari sampah plastik
Anies gandeng Denmark hingga World Bank tangani sampah Ibu Kota

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.