LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

PKS DKI Soal Pemilihan Wagub Molor Lagi: Ini Proses Politik, Ada Komunikasi & Lobi

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Suhaimi, tidak merasa dipermainkan dengan proses pemilihan wakil gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno yang terus diundur. Meski demikian, PKS tetap berharap DPRD segera memutus agar kerja pemerintahan DKI Jakarta semakin maksimal.

2019-07-23 12:54:06
Bursa Cawagub DKI
Advertisement

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Suhaimi, tidak merasa dipermainkan dengan proses pemilihan wakil gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno yang terus diundur-undur. Dia menyebut hal tersebut merupakan bentuk dari proses politik dalam pemilihan wagub.

"Iya ini proses politik, pasti ada komunikasi, ada lobi. Semua upaya kita lakukan. Jadi kita berharap dalam waktu dekat mudah-mudahanlah ada wagub Pak Syaikhu atau Pak Agung," kata Suhaimi di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/7).

Dia hanya mengharapkan proses pemilihan wagub ini dapat diselesaikan dengan cepat. Tugas wagub, kata Suhaimi, sangat berikatan dengan tugas gubernur.

Advertisement

"Kita berharap teman-teman di seluruh fraksi semangat menjalankan seluruh proses semuanya. Supaya ini jadi hadiahlah dari DPRD periode ini untuk masyarakat," papar dia.

Sebelumnya, Rapat paripurna pemilihan wagub DKI Jakarta awalnya dijadwalkan pada 22 Juli 2019. Akan tetapi, Rapimgab sudah tertunda sebanyak tiga kali.

Ketua Pansus Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Ongen Sangaji menyebut molornya Rapimgab dikarena sekretaris dewan (Sekwan) DPRD DKI kurang aktif dalam mengatur jadwal. Mengingat sekwan bertugas memfasilitasi kegiatan rapat Pansus dan anggota dewan lainnya.

Advertisement

Dia menyebut anggota dewan juga memiliki sejumlah agenda rapat lainnya selain rapat Pansus.

"Sekwan sebagai sekretaris pansus dan sekretaris dewan itu punya tugas memfasilitasi. Jadi jangan menunggu, dia harus lakukan komunikasi," kata Ongen saat dihubungi, Selasa (23/7/2019).

Menurut dia, Pansus telah menyelesaikan tata tertib (tatib) pemilihan wagub DKI pada 10 Juli 2019. Sehingga tinggal menunggu jadwal Rapimgab dari sekwan.

Sedangkan, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta, Yuliadi angkat bicara mengenai molornya penyelanggaraan Rapimgab untuk persetujuan akhir tata tertib (tatib) pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta.

Dia menyebut, gagalnya Rapimgab pemilihan Wagub DKI dikarenakan pimpinan DPRD DKI dan pimpinan pansus masih sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

"Pimpinannya juga masih banyak acara, masih sibuk masing-masing," kata Yuliadi saat dihubungi di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Yuliadi menjelaskan, pihaknya hanya memfasilitasi sarana dan keperluan dalam kegiatan anggota DPRD saja. Termasuk perintah Pansus Wagub DKI dalam pembuatan undangan Rapimgab.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pemilihan Wagub DKI Molor, Ketua Pansus Salahkan Sekwan Tak Aktif Atur Jadwal Rapat
Anies Berharap Tahun Ini Miliki Wagub
Sekwan soal Rapimgab Wagub DKI Molor: Pimpinannya Masih Sibuk
Pemilihan Wagub DKI Kembali Molor dari Jadwal, Ini Sebabnya
Rian Ernest Siap Hadapi Laporan Fraksi Demokrat DKI Soal Tuduhan Politik Uang Wagub
Ketua Fraksi Demokrat DKI Taufiqurrahman Resmi Polisikan Rian Ernest
M Taufik Soal Wagub DKI Kosong: Gubernurnya Saja Senyum-Senyum Loh

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.