Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Anies Bicara Masalah Ketimpangan di Jakarta
Anies menceritakan pengorbanan para pahlawan demi tanah air Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara peringatan hari Pahlawan di Monumen Nasional. Hadir dalam upacara ini, veteran, perwakilan TNI hingga Polri.
Anies bertugas sebagai inspektur upacara. Di depan peserta upacara, Anies menceritakan pengorbanan para pahlawan demi tanah air Indonesia.
"Di sini sekitar 6 ribuan orang (hadiri upacara), yang meninggal di Surabaya jumlahnya sekitar 16 ribuan orang. Bayangkan kita menguburkan 16000 orang tewas karena pertempuran," kata Anies di lokasi, Minggu (10/11).
"Ratusan ribu orang keluarga kehilangan anak-anak pilihannya hampir semua yang berangkat pertempuran," sambungnya.
Menurutnya, para pahlawan kala itu tak memikirkan untuk dikenang. Perjuangan mereka, kata Anies, murni untuk kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia.
"Itu artinya dilepas ibunya, dilepas ayahnya, dan mereka semua tidak berencana jadi pahlawan, mereka tak terbayangkan suatu saat tanggal ini akan diperingati sebagai hari Pahlawan," ujarnya.
Anies Bicara Tantangan dan Masalah Jakarta
Oleh karenanya, Anies meminta kepada jajaran SKPD untuk mengambil pelajaran dari perjuangan pahlawan untuk melayani warga Jakarta. SKPD diminta untuk menyelesaikan segala permasalahan Ibu kota dengan meniru semangat pahlawan.
"Di Jakarta ada masalah ketimpangan, ada masalah kesejahteraan, ada masalah begitu banyak di tempat bapak ibu semuanya, ambil masalah itu, ambil tanggung jawab itu, selesaikan masalah itu, biarkan kelak anak bapak inu sekalian menyebut bapak ibu sebagai pahlawan masalah-masalah yang ada di Jakarta," pungkasnya.
(mdk/ray)