LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Permintaan layanan ambulan gratis di DKI meningkat tapi armada tetap

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) mengadakan layanan ambulan gratis untuk melayani warga DKI Jakarta. Dalam satu bulan, Unit Pelayanan Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta ini tercatat bisa melayani hingga 2.400 panggilan selama 24 jam.

2016-12-19 20:48:00
Kesehatan
Advertisement

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) mengadakan layanan ambulan gratis untuk melayani warga DKI Jakarta. Dalam satu bulan, Unit Pelayanan Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta ini tercatat bisa melayani hingga 2.400 panggilan selama 24 jam.

Kepala Unit Pelayanan Ambulans Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Erizon Safari, menyatakan jumlah panggilan ambulan gratis ini juga meningkat sekitar 600 setiap bulannya. "Dibanding tahun 2015, panggilan ambulan gratis saat ini semakin meningkat," kata Erizon, Senin (19/12).

Menurut Erizon, hal ini membuktikan bahwa kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang adanya layanan publik ambulan gratis semakin meningkat. "Tahun 2016, rata-rata perbulannya mencapai 2.400 sedangkan tahun 2015 hanya berkisar 1.800 hingga 1.900 yang dilayani," terangnya.

Layanan ambulan gratis ini mendapatkan panggilan paling banyak di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Meski peminatnya semakin bertambah, armada dan petugas ambulan gratis ini tidak mengalami penambahan sehingga jumlah unit dan tenaga di lapangan masih minim.

"Saat ini dengan jumlah 31 pos di lima wilayah kota, hanya tersedia 48 unit ambulans. Tidak hanya itu, untuk pengerekrutan tenaga medis ambulans juga cukup sulit karena memang yang sudah berpengalaman untuk menghindari resiko penanganan pasien." bebernya.

Erizon mengungkapkan bahwa pihaknya hanya akan memepekerjakan tenaga ahli yang berpengalaman agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa optimal. "Kami tenaganya masih kurang, kemarin untuk rekrutmen dari 300 pelamar yang memenuhi hanya 69 orang. Karena memang kami nggak sembarang untuk memilih yang memang ahlinya," keluhnya.

Erizon berharap di tahun 2017 mendatang permohonan pihaknya untuk mengajukan penambahan unit sebanyak sembilan ambulans dan tenaga medis sebanyak 40 orang bisa dikabulkan. "Kami sudah ajukan untuk penambahan unit dan tenaga medis pada tahun depan," tandasnya.(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.