Pemprov DKI Susun Konsep Rencana Sekolah Tatap Muka
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka bisa dimulai setelah vaksinasi Covid-19 pada guru dan dosen selesai dilaksanakan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Dinas Pendidikan masih menyiapkan konsep sekaligus simulasi kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Namun Riza menampik persiapan itu sebagai indikasi sekolah di Jakarta akan kembali dibuka dalam waktu dekat.
"Karena pandemi kita harus bisa menyesuaikan situasi dan keadaan. Dinas Pendidikan sedang merumuskan satu pola sebagian sekolah nanti akan kita coba dan sedang dipelajari dicermati dipersiapkan sekolah-sekolah mana dari SD sampai SMA yang dimungkinkan dalam jumlah terbatas," ujar Riza di Balai Kota, Jumat (19/3).
Politikus Gerindra itu tidak menampik jika kegiatan belajar mengajar lebih efektif dilaksanakan di ruang kelas, dibandingkan secara daring. Namun demikian, imbuhnya, konsep tentang rencana sekolah tatap muka masih dilakukan kajian mendalam oleh Dinas Pendidikan bersama para pihak terkait seperti epidemiolog, orang tua murid, kepala sekolah, guru.
"Terkait sekolah tatap muka ini masih dalam pembahasan terus kami masih diskusikan bersama dengan para pegiat pendidikan semuanya itu LSM masyarakat semuanya orang tua wali juga kita libatkan sampai hari ini kita belum simpulkan," ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka bisa dimulai setelah vaksinasi Covid-19 pada guru dan dosen selesai dilaksanakan.
"Kalau kita bisa menyelesaikan vaksinasi ini sampai dengan akhir bulan Juni, maka tahun ajaran berikutnya, pada Juli, bisa melakukan pembelajaran tatap muka," katanya pada acara peluncuran program vaksinasi guru di SMAN 70 Jakarta, Jakarta, Rabu (24/2).
Esensi dari kebijakan ini, dan kenapa tenaga pendidik itu menjadi salah satu yang prioritas adalah, sudah cukup lama anak-anak kita tidak sekolah tatap muka," katanya.
Ia menekankan bahwa pembelajaran tatap muka di sekolah harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan selama penularan Covid-19 belum terkendali.
Mendikbud mengatakan, pemerintah berusaha melakukan tindakan cepat supaya pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan lagi karena pelaksanaan pembelajaran dari jarak jauh dalam jangka panjang bisa mempengaruhi perkembangan anak.
"Kita mengambil tindakan yang cepat dan gesit untuk bisa melaksanakan lagi sekolah tatap muka," katanya.
Baca juga:
DPR Minta Mendikbud Nadiem Siapkan Juknis Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Tak Punya Gadget, Begini Kisah Siswa MI di Lebak yang Terpaksa Belajar di Rumah Guru
Mendikbud: 85 Persen Negara di Asia Timur Sudah Buka Sekolah, Kita Tertinggal
Mendikbud: Sekolah Wajib Tutup Kembali Kalau Ada Kasus Positif Covid-19
Aturan Kemendikbud Soal Pembukaan Sekolah: Kapasitas 50%, Kantin Dilarang Buka
Siap Digelar Usai Lebaran, Ini Cara Garut Sambut Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah
Nadiem Paparkan Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka di Hadapan DPR