Pemprov DKI Donasikan Bantuan Rp1 Miliar ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Kemudian, Riza merinci, 91 orang perwakilan Pemprov DKI yang dikirim ke Lumajang terdiri dari anggota Dinas Kesehatan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Dinas Perhubungan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengirim 91 orang ke Lumajang Jawa Timur, untuk misi kemanusiaan atas bencana erupsi Gunung Semeru. Dalam misi kali ini, nilai bantuan Pemprov kepada warga terdampak kurang lebih Rp1 miliar.
"Kurang lebih senilai Rp1 miliar lebih, untuk sementara itu yang dapat kami bantu," ucap Riza di Balai Kota, Senin (6/12).
Nilai bantuan tersebut berupa kasur, kebutuhan pokok para pengungsi seperti sembako, dan kebutuhan sandang. Kemudian, Riza merinci, 91 orang perwakilan Pemprov DKI yang dikirim ke Lumajang terdiri dari anggota Dinas Kesehatan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Dinas Perhubungan.
Riza pun mengajak seluruh warga Jakarta agar turut serta membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru, dengan bentuk bantuan sesuai kemampuan masing-masing.
"Kami mengajak juga seluruh warga Jakarta untuk berpartisipasi membantu memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing. Banyak yang bisa dibantu kebutuhan-kebutuhan yang saat ini dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di lokasi bencana," ajak Riza.
Secara terpisah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru bertambah tujuh orang. Total korban meninggal dunia menjadi 22 orang.
Jumlah 22 korban meninggal dunia tersebar di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. 14 orang tercatat meninggal di Kecamatan Pronojiwo. Sementara korban jiwa di Kecamatan Candipuro, 8 orang.
Di Pronojiwo, masih ada 5 orang yang belum teridentifikasi. Kemudian, 2 orang ada di RSUD Pasirian dan 3 orang lainnya ditemukan di RT 16 RW 5 Curah Kobokan pukul 14.15 WIB.
Sembilan korban meninggal dunia di Kecamatan Pronojiwo yang sudah terindentifikasi telah dimakamkan. Sementara dari total 8 korban meninggal dunia di Kecamatan Candipuro, 1 di antaranya belum teridentifikasi.
Seperti diketahui, Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran pada Sabtu (4/12).
Total korban terdampak sebanyak 5.205 jiwa, tercatat 2.004 jiwa mengungsi di 19 titik. Selain berdampak pada korban jiwa, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang.
Baca juga:
Erick Thohir: BUMN, Swasta dan Relawan Bantu Korban Terdampak Letusan Gunung Semeru
Semua Desa Terdampak Erupsi Semeru Sudah Bisa Diakses, SAR Maksimal Cari Korban
Erupsi Gunung Semeru, Basarnas Fokus Cari Korban Belum Ditemukan
Kementerian PUPR Janji Bangun Kembali Jembatan Penghubung Lumajang-Malang
BRI Kerahkan 12 Mobil untuk Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru
Pantauan Udara Desa Suberwuluh yang Tersapu Erupsi Gunung Semeru