Pemprov DKI bakal bangun rusunawa untuk korban kebakaran Tanah Abang
Rusunawa itu rencananya akan dibangun di Pasar Inpres.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berencana membangun rumah susun sewa (rusunawa) imbas terjadinya kebakaran di Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang. Namun, sebelum melakukan itu, pihaknya tengah melakukan pengkajian.
"Sedang dikaji dulu. Kalau dari segi penataan kotanya itu tidak ada masalah. Yang terbakar itu punya PJKA. Kita mau cek PJKA sejauh mana kepemilikannya," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3).
Dia mengungkapkan, rusunawa itu rencananya akan dibangun di Pasar Inpres. Pembangunan rusunawa, sambung dia, dilakukan sekaligus untuk merevitalisasi pasar.
"Ada 9.000 meter di situ. Nanti PD Pasar Jaya yang akan lakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan siapa saja, dengan pengembang atau apa, jadi konsepnya bawahnya adalah pasar, atasnya rusunawa," jelas mantan wali kota Jakarta Pusat ini.
Saefullah mengungkapkan, pihaknya sudah mendata warga yang terkena imbas kebakaran. Berdasarkan laporan wali kota dan camat, kata dia, sudah 50 persen warga meninggalkan penampungan.
"50 Persen mereka (warga) meninggalkan penampungan. Mungkin ada yang pindah ke saudara, ada yang kontrak juga. Jadi yang masih bertahan 50 persen," tutupnya.
Baca juga:
Tabung gas 3 Kg di warteg penyebab kebakaran hebat di Tanah Abang
Imbas kebakaran, ribuan warga Kebon Melati mengungsi di pinggir rel
Kebakaran hebat di Tanah Abang, satu warga ditemukan hangus terbakar
Kondisi ratusan rumah di Kebon Melati ludes dilalap si jago merah
Kebakaran di Tanah Abang padam, puluhan indekos hangus tak bersisa