Pemprov DKI bakal alokasikan sisa anggaran 2015 untuk program 2016
Mendagri yakin Ahok bakal alokasikan ke pos-pos pelayanan publik.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat angkat bicara terkait tingginya sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) di DKI Jakarta. Djarot mengatakan Pemprov DKI berencana mengalokasikan dana silpa itu pada program-program strategis untuk tahun 2016.
Hal tersebut diungkapkan Djarot seusai menggelar makan siang dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di kantor Wakil Gubernur, lantai 2, Balai Kota, Jakarta.
"Loh untuk silpa itu kemarin juga ada yang di PMP, nanti dievaluasi rencana investasinya seperti apa, manfaatnya," Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (29/12).
Dikonfirmasi terpisah, Tjahjo yakin Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan bijak menggunakan dana silpa yang besar itu untuk dapat dialokasikan ke pos-pos pelayanan publik seperti penanggulangan banjir, pelayanan kesehatan, pendidikan sampai pada sektor industri.
"Sudah, karena Pak Ahok menekankan pada kemacetan, banjir, kesehatan kemudian pendidikan beliau konsen sekali. Termasuk membangun sarana dan prasarana untuk pabrik," tandas politisi PDIP ini.
"Saya kira itu perlu kami diapresiasi dari program Pak Gubernur, karena masih ada loh di DKI belum menikmati sekolah dengan baik masih ada yang belum bisa berubah dengan baik," lanjutnya.
Seperti diketahui, per tanggal 19 Desember Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) berkisar Rp 7,5 triliun - Rp 8 triliun dari APBD DKI 2015 sebesar Rp 69,28 triliun.
Baca juga:
Ahok girang evaluasi APBD 2016 sudah diproses Kemendagri
Pengesahan APBD 2016 telat, Ahok bilang 'dari pada jadi kacau'
Ini strategi Ahok agar penyerapan anggaran 2016 tinggi
Bahas APBD 2016 DKI, Djarot ajak makan Menteri Tjahjo di Balai Kota
Mendagri targetkan evaluasi APBD DKI 2016 kelar di akhir tahun