LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Pemprov DKI akan bikin aplikasi awasi kinerja PHL

Pemprov DKI akan bikin aplikasi awasi kinerja PHL. Mengingat saat ini sudah ada tiga dinas yang menggunakan jasa kontrak perorangan ini, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Tata Air dan Dinas Kebersihan.

2016-10-04 00:31:00
Pemprov DKI
Advertisement

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuat aplikasi guna melakukan pengawasan terhadap Pekerja Harian Lepas (PHL)‎. Mengingat saat ini sudah ada tiga dinas yang menggunakan jasa kontrak perorangan ini, Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Tata Air dan Dinas Kebersihan.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, telah memiliki desain untuk elektronik PHL (E-PHL).‎ Hanya saja, aplikasi pengawas ini masih belum direalisasikan secara nyata.

"Kita sudah punya, tinggal dibikin, saya mau tahu. ‎Terus saya ingin, supaya e-PHL itu keluar, terus nanti dia keluar di peta. Jadi saya tahu persis PHL dari mana, lurah bisa tahu," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/10).

Ahok mengungkapkan, E-PHL akan dioperasikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sehingga masing-masing PHL dapat terpantau apa, kemana dan daftar tugas yang dikerjakan.

"Nanti bisa dilihat, ada di mana, tugasnya nanti apa. Terus nanti bisa kelihatan, dia bekerja berapa banyak," terangnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menargetkan aplikasi ini selesai pada pekan depan. Aplikasi ini juga direncanakan akan terbuka untuk masyarakat luas.

"Nanti kita lihat. Kalau diakses orang luar, atau enggak. Kalau memang pegawai kita malas ngurusin, maka nanti akan saya buka untuk orang luar," terangnya.

Baca juga:
Pemprov DKI tambah 300 bus Transjakarta buat 'bunuh' Kopaja
Pemprov DKI kebut normalisasi kali-kali di Jakarta
Poster cagub tak izin akan dicopot Pemprov DKI, termasuk gambar Ahok
Ahok ancam bubarkan Kepulauan Seribu jika serapan anggaran rendah
Dana hibah DKI cuma Rp 187 M, DPRD Bekasi sindir Ahok tukang PHP

Advertisement
(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.