Pemprov DKI ajukan anggaran pembangunan 23 rusunawa ke DPRD
Menurut Meli, rusunawa itu akan dibangun dengan skema pembiayaan multiyears. Sebelumya terdapat lima rusun sudah pernah dianggarkan pada 2018.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta akan membangun 13 rumah susun sewa (rusunawa) pada 2019. Anggaran pembangunan rusun telah diajukan kepada DPRD DKI pada rapat pembahasan KUAPPAS.
"Untuk pembangunan rusun kami usulkan ada di 13 lokasi," ujar Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiarto di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (29/10/2018).
Menurut Meli, rusunawa itu akan dibangun dengan skema pembiayaan multiyears. Sebelumya terdapat lima rusun sudah pernah dianggarkan pada 2018. Namun, pembangunannya gagal karena skema pembiayaan yang digunakan adalah multiyears.
"Lima rusun itu adalah Rusun PIK Pulogadung, Rusun Jalan Inspeksi BKT, revitalisasi Rusun Karang Anyar, Rusun Cakung Barat, dan revitalisasi Rusun Penjaringan," katanya
Sedangkan lokasi 8 rusun lain adalah Rusun Jalan Padat Karya, revitalisasi Rusun Cipinang Besar Utara, Rusun Pulojahe, Rusun Kelapa Gading Timur, Rusun PIK Pulogadung tahap 2, Rusun Rorotan, Rusun Rawabebek, Rusun Yos Sudarso.
"Totalnya semua adalah 33 tower 7.819 unit," ujar Meli.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Revitalisasi tahap 2, warga Rusunawa Penjaringan desak relokasi sementara
Sempat dicoret, Pemprov DKI kembali anggarkan pembangunan 3 Rusun
Trauma, warga Rusunawa Penjaringan tolak revitalisasi jika tak direlokasi
Anies Baswedan terbitkan edaran larangan memutus listrik dan air penghuni rusun
Anies Baswedan kaji ulang rencana kenaikan tarif Rusunawa