Pembuatan RTB mandek, Ahok dalih 'ada yang minta komisi'
Pembuatan RTB mandek, Ahok dalih 'ada yang minta komisi' Ruang Terbuka Biru dibuat sebagai tempat penampungan air seperti waduk. Saat ini ketersediaannya masih terbatas. Padahal cuku penting untuk menampung air saat hujan.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku kesulitan membebaskan lahan untuk menambah Ruang Terbuka Biru (RTB). RTB ini dibuat sebagai tempat penampungan air seperti waduk
Agar mempercepat proses pembelian lahan, maka sistem pembayaran akan diubah yang semula ada di dinas kini langsung ke wali kota. Kebijakan ini akan dimulai tahun depan dengan harapan tak ada lagi PNS yang berani meminta komisi dari proses pengadaan lahan tersebut.
"Kendala RTB itu pembebasan lahan saja. Ada oknum yang bermain minta komisi. Kami sudah ubah caranya, yakni akan titipkan ke Wali Kota," kata Ahok, sapaannya, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/10).
Ahok mengungkapkan, saat ini semua pembelian lahan harus dilakukan secara nontunai. Dana juga harus ditransfer kepada pemilik langsung. Tujuannya untuk menghilangkan praktik percaloan.
"Sekarang kan nggak boleh lagi pakai surat kuasa. Langsung uang ditransfer ke pemilik lahan. Begitu kita buat peraturan begini langsung pembelian mandek," tutupnya.
Ahok mengharapkan, dengan cara ini pembelian lahan untuk pemenuhan RTB bisa lebih maksimal. Sehingga bisa digunakan untuk menampung air saat hujan.
Baca juga:
NasDem sebut pengritik Ahok soal penggusuran sebar black campaign
Alat berat DKI lanjutkan penggusuran pemukiman Bukit Duri
PDIP sebut cara terbaik serang elektabilitas Ahok lewat penggusuran
Marah dibilang sombong, Ahok tegaskan sering turun sapa warga
Soal videotron, Ahok sebut ada 'pemain' di Dinas Pajak DKI
Survei internal Gerindra: Anies tempel ketat Ahok, Agus cuma 9 %
Ahok tak ambil pusing Agus ikut kompetisi lari di CFD