Pemberhentian BKTB di PIK jadi tempat parkir truk
Sejak beberapa hari lalu, BKTB jurusan Monas-PIK berhenti beroperasi.
Tidak beroperasi Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) sejak 3 hari lalu dimanfaatkan sejumlah sopir truk proyek Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Mereka memarkir truk-truk mereka di tempat pemberhentian BKTB.
Dari pantauan merdeka.com, Kamis (13/2), terlihat truk pengangkut alat berat proyek berjejer persis di depan tempat pemberhentian BKTB. Truk-truk itu sedang mengerjakan proyek pembangunan mal dan hotel di PIK.
Salah seorang satpam PIK, Sakirun mengatakan, sebelum adanya BKTB sudah dimulai terlebih dahulu proyek pembangunan mal dan hotel PIK tersebut. "Sebelum ada BKTB memang ada duluan pembangunan proyek mal dan hotel ini, truk parkir di sini juga memang BKTB-nya juga berhentinya dan angkut penumpangnya sembarangan makanya enggak heran sering bersinggungan dengan angkot, namanya juga sama-sama cari duit," ujar Sakirun.
Sakirun menjelaskan, proyek pembangunan mal dan hotel PIK dimulai sejak Mei 2013. "Ini mah dibangunnya sejak bulan 5 tahun lalu sebelum BKTB ada dan targetnya selesai 2-3 tahun kedepan," katanya.
BKTB sementara berhenti beroperasi setelah terjadi insiden perusakan beberapa hari lalu. BKTB jurusan Monas-PIK berhenti beroperasi setelah dirusak oleh puluhan sopir. Para sopir kesal karena kehadiran BKTB itu mengurangi pendapatan mereka.
Baca juga:
Sempat dirusak, BKTB jurusan Monas-PIK besok kembali beroperasi
Ahok tak beri ampun sopir yang rusak BKTB
Ahok sudah kantongi nama pegawai Dishub 'pemain' bus berkarat
Setelah 2 hari mogok, angkot KWK kini beroperasi lagi
BKTB jurusan Monas-PIK sementara berhenti beroperasi