Pembatas jalur cepat dan lambat di Sudirman-Thamrin segera dibongkar
Pembatas jalur cepat dan lambat di Sudirman-Thamrin segera dibongkar. Rencana ini bukan wacana baru. Sebab, sudah direncanakan sejak Gubernur DKI sebelumnya. Pembongkaran ini untuk memuluskan proyek pembangunan LRT.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan Pemprov DKI berencana membongkar pembatas jalur lambat dan jalur cepat di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin. Rencana ini bukan wacana baru. Sebab, sudah direncanakan sejak Gubernur DKI sebelumnya.
"Nanti itu juga, yang antara jalur lambat dan jalur cepat itu, dari zaman Pak Ahok juga sudah disuruh bongkar," jelas Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/8).
Pembongkaran hanya dilakukan untuk pembatas antara jalur cepat dan lambat. Sedangkan pembatas jalan di bagian tengah akan tetap ada. "Jadi nanti pedestrian, penghijauan, ada di sisi kiri kanan saja," lanjutnya.
Saefullah menjelaskan pembongkaran ini untuk memuluskan proyek pembangunan LRT dengan rute Cibubur - Bogor, Dukuh Atas – Palmerah - Senayan. Moda transportasi massal ini rencananya mulai beroperasi 2018.
"Segera, bisa malam ini, bisa besok. Karena mereka kan ada 2018 kan harus sudah beroperasi. Iya LRT, LRT pusat. Makanya itu kan pekerjaan di Cibubur-Cawang, itu cepat sekali, sudah mau pasang rel, yang ke dalam kotanya belum," ungkapnya.
Nantinya, pohon-pohon yang terkena dampak pembongkaran itu akan diganti oleh Pemprov DKI Jakarta. "Ditebang, diganti. Ada rumusnya di Perda kita. Tebang berapa ganti berapa. Di tempat lain, nanti direlokasi," ucapnya.
Baca juga:
Pemprov DKI gelar Bulan Patuh Trotoar, 150 titik dijaga
Dishub DKI tindak 2.066 kendaraan selama bulan patuh trotoar
Warga Jakarta masih cuek soal program Bulan Tertib Trotoar
4.799 Pelanggaran terjadi dalam dua pekan penerapan patuh trotoar