Pembangunan MRT Fase Dua Ditargetkan Selesai 2024
William menambahkan, ada beberapa perilaku yang kurang terpuji dilakukan pengguna MRT, seperti makan di dalam stasiun, bergantungan di gantungan, kemudian berdiri di depan pintu.
Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan, pembangunan Moda Raya Terpadu fase dua sudah lelang paket kontrak (contract package-CP) 200 untuk pembangunan gardu bawah tanah di Monumen Nasional (Monas).
"Kita dalam proses pelelangan untuk CP 201 dari Bunderan HI sampai Harmoni kemudian kita baru melakukan pelelangan paket - paket selanjutnya, tahun ini," katanya seperti dilansir dari Antara, Senin (25/3).
Dia menjelaskan, pihaknya kini sedang proses pembebasan lahan utilitas dan diharapkan bila dilakukan pada tepat waktu, maka MRT Jakarta fase kedua rute Bunderan HI - Kota diharapkan selesai pada 2024.
"Anggarannya Rp 22,5 triliun, kita dapat pinjaman dari pemerintah Jepang. Sekarang barangnya sudah tersedia, jadi tinggal dikerjakan," ujarnya.
William menambahkan, ada beberapa perilaku yang kurang terpuji dilakukan pengguna MRT, seperti makan di dalam stasiun, bergantungan di gantungan, kemudian berdiri di depan pintu.
"Kami mengajak dan bapak presiden sudah mengingatkan bahwa mohon dijaga milik kita," jelasnya.
Berdasarkan evaluasi kemarin, maka hari ini pihak MRT membuka lagi 80 ribu kuota. Masyarakat diminta daftar melalui www.ayocobamrtj.com, sehingga ada keteraturan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta dan Indonesia tolong jaga, tolong rawat MRT ini dan mari berperilaku baik dan santun perilaku aturan MRT," tutup William.
Baca juga:
Nilai Pembangunan MRT Fase II Diperkirakan Capai Rp 22,5 Triliun
Sudah Diresmikan, Ini Jadwal Operasional MRT Jakarta
Pembangunan MRT Fase II Sudah Masuk Tahap Lelang
Resmikan MRT, Presiden Jokowi Sebut Peradaban Baru Akan Dimulai
Jokowi: Jangan Buang Sampah di MRT, Disiplin Mengantre
Anies Berterima Kasih ke Ahok Saat Peresmian MRT, Warga Tepuk Tangan