Pelatih tenis yang lecehkan atlet juga latih perwira polisi
"Sebelumnya enggak pernah ada yang lapor. Bahkan ada yang nasibnya lebih buruk dari DL, disodomi," kata Sunan.
Pelatih tenis Deddy Prasetyo dilaporkan anak buahnya karena diduga melakukan pelecehan seksual. Selain melatih para atlet muda, Deddy diketahui juga aktif melatih para perwira polisi.
"Dia (Deddy) juga melatih buat perwira di lingkungan Polri," ujar kata kuasa hukum para korban, Sunan Kalijaga saat jumpa pers di Hotel Crowne Plaza, Sabtu (26/1).
Tiga atlet tenis Dl, EG dan MA yang diduga menjadi korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya salah seorang korban DL pada 27 Agustus 2012 juga sudah melapor ke Polres Jakarta Barat, tetapi kasusnya mangkrak.
"Kami ingin mendesak penyidik Polri profesional segera menuntaskan kasus ini. Biar di kemudian hari tidak timbul korban lain," kata Sunan. Disinyalir masih ada korban yang belum membuat laporan.
Menurut Sunan, perlakuan tidak senonoh Deddy terhadap para korban bermacam-macam. Bahkan menurutnya, ada korban yang sempat disodomi. Namun Sunan enggan membeberkan siapa korban tersebut.
"Sebelumnya enggak pernah ada yang lapor. Bahkan ada yang nasibnya lebih buruk dari DL, disodomi," katanya.
Sunan melihat jika pelaku memang memiliki orientasi seksual menyimpang. "Tapi bisa dilihat jika laki-laki suka dengan laki-laki maka bisa disimpulkan sendiri. Pelaku bisa dijerat Pasal 2 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tandasnya.
Wartawan sudah berusaha menemui Deddy Prasetyo di kediamannya Kebon Jeruk. Namun, Yoga (17) yang tinggal bersamanya mengaku Deddy sudah tiga hari ke luar kota.
"Emang ada kasus apa ya, mas?" tanya Yoga, saat menemui wartawan di depan gerbang rumah Deddy. "Tapi saya enggak tahu, paman ada di mana," imbuhnya. Rekan-rekan Deddy mengaku tidak percaya bahwa Deddy melakukan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan.