Pelaku pembunuhan di Pulomas sempat ambil tas dari kamar korban Dodi
Pelaku pembunuhan di Pulomas sempat ambil tas dari kamar korban Dodi. Saat para pelaku selesai beraksi, mereka meninggalkan TKP. Saat itulah mereka melihat kedatangan Dodi dan segera menangkap kemudian memasukkan ke dalam kamar mandi bersama korban lainnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memastikan aksi kriminal di Pulomas merupakan perampokan disertai pembunuhan. Kawanan pelaku yang diotaki Ramlan Butar-Butar membawa tas dari kamar korban Dodi Triono (59).
"Ada tas yang diambil warna hijau, kuning, tas punggung dan tas jinjing," kata Iriawan saat diwawancarai TvOne, Rabu (28/12) sore.
Iriawan menceritakan, saat kejadian pelaku menanyakan kamar majikan, kemudian anak korban disuruh menunjukkan kamar Dodi. Setelah itu, korban dimasukkan ke dalam kamar mandi bersama korban lainnya.
Kemudian saat keluar rumah, pelaku melihat kedatangan Dodi. Para pelaku lantas menangkap korban dan memasukkan ke dalam kamar mandi.
"Kemudian (Dodi) dimasukkan ke dalam ruangan bersama anak-anak dan pembantu," tuturnya.
Saat ini polisi sedang mencari barang bukti tas milik korban yang diambil pelaku.
Baca juga:
Begini cara polisi cepat ungkap pelaku pembunuhan di Pulomas
Kapolri: Satu pelaku pembunuhan Pulomas meninggal kehabisan darah
Kapolda Metro sebut otak pelaku perampokan di Pulomas pemain lama
Detik-detik penangkapan dua pelaku pembunuhan sadis di Pulomas