Pawai takbiran akan dialihkan menjauh dari Monas
Polisi belum mendapat informasi terkait boleh atau tidaknya masyarakat melakukan takbiran di Monas.
Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah, puluhan personel polisi dari gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri disiagakan di silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (5/7).
Salah satu personel polisi yang enggan disebutkan namanya menuturkan, penjagaan dilakukan untuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar Monas. Dia belum bisa memastikan masyarakat boleh atau tidak masuk Monas merayakan takbiran.
"Kita lebih fokus kepada pengalihan arus massa yang konvoi pakai mobil dan kendaraan motor. Nanti kita alihkan ke jalan yang dekat Pertamina, jadi mereka enggak bisa masuk ke dalam Monas. Untuk warga yang ingin masuk ke Monas kita belum dapat info boleh atau tidak," ujarnya kepada merdeka.com.
Sejak sore beberapa anggota polisi dari satuan Shabara Polda Metro sudah bersiaga. Selain itu, petugas juga sudah menyiapkan satu mobil water canon untuk mengantisipasi massa yang tak terkendali, senjata gas air mata juga disiapkan. Selain personel kepolisian, tampak pula personel Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta yang turut menjaga menertibkan lalu lintas dan pedagang kali lima berjualan di Monas.
Personel polisi juga sudah berjaga di depan Stasiun Gambir untuk mengalihkan massa yang hendak ke monas konvoi takbiran. "Tahun lalu biasanya anggota sudah standby jaga di beberapa titik. Salah satunya di depan jalan raya Stasiun Gambir, nanti tinggal dibelokkan ke arah lapangan banteng," jelasnya.
(mdk/noe)