Pantau stok beras jelang Puasa, Sandiaga blusukan ke Pasar Cipinang
Pantau harga beras jelang Puasa, Sandiaga blusukan ke Pasar Cipinang. Dia menuturkan, sejauh ini pasokan beras dan kebutuhan lain masih aman. Harga juga masih terkendali. Ada fenomena pada H-10 Lebaran kegiatan pasar induk beras Cipinang cenderung pasif.
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno blusukan ke Pasar Induk Beras Cipinang untuk memastikan stok beras menjelang puasa dan lebaran aman terkendali. Sandiaga didampingi Dirut Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi.
"Terpantau stabil. Alhamdulillah stoknya cukup jadi kita berharap sampai nanti Lebaran semuanya stabil dan kondusif," kata Sandi di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (12/5).
Dia mengakui ada fenomena pada H-10 memasuki bulan Ramadan, kegiatan pasar induk beras Cipinang cenderung pasif. "Dan ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan pasar dan stok juga diharapkan harga besar itu bisa kisaran yang wajar dan lucunya H-10 ini pasif karena banyak pedagang-pedagang yang justru tutup dan tidak beraktivitas," katanya.
Terkait komoditas lain selain beras, Sandiaga yang masih aktif sebagai anggota Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Apsi) akan memastikan untuk komoditas lain terjamin harga dan stoknya.
"Tinggal komoditas lain kita harapkan kerja sama dan saya masih aktif di Apsi saya minta temen-teman untuk memastikan demand sehingga suplai pasokan aman terjaga dan rantai distribusi termasuk, stok di pastikan tidak ada yang kurang sehingga bisa diminimalisir spekulasi,"
Dia berencana menyampaikan hasil blusukan ini kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melalui tim sinkronisasi yang sudah mulai bekerja. "Kita kan ada tim sinkronisasi dan tim tersebut bisa langsung menjembatani dan pasti akan saya sampaikan ke pak Djarot," katanya.
Dirut Food Station tjipinang Arief Prasetyo Adi menuturkan, pihaknya tidak mengurangi stok beras meskipun H-10 sebelum Lebaran aktivitas pasar cenderung pasif.
"Beras tetap ada kita ada diatas 30ribu ton makanya menjelang h-10 itu pasar tradisional sudah siap."
(mdk/noe)