Ngamen sambil bawa senjata tajam, dua pemuda di Ciracas diamankan
Saat ini dua pengamen tersebut telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Barang bukti juga telah disita dan alat musik untuk mengamen dihancurkan.
Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) mengamankan dua orang pengamen di kawasan Jalan Raya Ciracas, Jakarta Timur. Dua pengamen yang berinisial MR dan TS diamankan akibat selalu meminta dengan memaksa dan juga membawa senjata tajam.
Kepala Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Hariyanto menyampaikan, penangkapan itu berdasarkan laporan warga melalui media sosial Facebook.
"Dalam laporan itu, warga melaporkan adanya pengamen dengan gaya memalak. Warga yang melapor juga sempat hampir bentrok dengan pengamen tersebut," ujar Hariyanto melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (20/2).
"Senjatanya itu ditaruh di pinggang, tapi nongol, jadi saat ngamen pada takut," sambungnya.
Saat ini dua pengamen tersebut telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Barang bukti juga telah disita dan alat musik untuk mengamen dihancurkan.
"Pihak panti biasanya menghancurkan alat ngamen mereka biar enggak ngamen lagi. Senjata tajamnya juga akan disita. Namun uang hasil ngamennya akan tetap kami berikan setelah pembinaan selesai," kata Hariyanto.