NasDem Kritik Usulan Anggaran TGUPP Rp 20 Miliar
NasDem Kritik Usulan Anggaran TGUPP Rp 20 Miliar. Anggota DPRD DKI Bestari Barus menyampaikan keberatan. Menurutnya anggaran TGUPP seharusnya menggunakan dana operasional Gubernur. Apalagi, lanjutnya, kinerja dan capaian TGUPP tak berbanding lurus.
Pemprov DKI yang menganggarkan dana untuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebesar Rp 20 miliar di APBD 2019. Hal tersebut disampaikan Sekda DKI Saefullah.
"Kami meminta TGUPP tetap dianggarkan Rp 20 miliar. Mengingat kompleksitas kerja gubernur. TGUPP juga sudah ada di dua periode," kata Saefullah dalam rapat Badan Anggaran di Gedung DPRD DKI, Selasa (22/11).
Mendengar penjelasan tersebut, anggota DPRD DKI Bestari Barus menyampaikan keberatan. Menurutnya anggaran TGUPP seharusnya menggunakan dana operasional Gubernur. Apalagi, lanjutnya, kinerja dan capaian TGUPP tak berbanding lurus.
"Kita enggak anti TGUPP, tetapi mengingat kinerja kurang baik, dinolkan saja. Pakai operasional gubernur kan cukup tinggi, bisalah," katanya.
Politisi NasDem itu juga mengkritik mantan anggota TGUPP yang bisa menjadi salah satu komisaris hingga direktur di BUMD. Ia menilai TGUPP sarat dengan kepentingan pribadi Gubernur DKI Anies Baswedan.
"Itu mereka jadi komisaris emang jenjang kareir atau bagaimana?" tanya Bestari.
Sementara itu, Anggota dewan lainnya William Yani juga mengkritik tak ada evalusi kinerja TGUPP. "ASN sama wali kota saja ada penilaian kinerja, kok TGUPP enggak ada?" sebut William.
Meski demikian, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi tetap menyetujui usulan anggaran TGUPP namun dengan jumlah anggaran yang tetap sama dengan tahun lalu.
"Angkanya kita setujui seperti kemarin saja Rp 19 miliar. Sekali lagi masyarakat kan bisa melihat, biarkan masyarakat menilai," tutup Pras.
Diketahui, Anggota TGUPP Achmad Izzul Waro ditunjuk menjadi Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transjakarta.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
TGUPP belum bisa pastikan pemanfaatan bangunan di 4 pulau reklamasi di teluk Jakarta
Dipilih Anies jadi direktur Jakpro, Hanief Arie Setianto didesak mundur dari TGUPP
Sambil bercanda, Sandiaga setuju Ahok masuk TGUPP
Eks anggota sinkronisasi Anies, Marco Kusumawijaya jadi ketua TGUPP bidang pesisir
Mengapa TGUPP bentukan Gubernur Anies tak kunjung lengkap?
Ini alasan anggota TGUPP Anies-Sandi belum lengkap