NasDem Dukung Langkah Pemprov DKI Tunda Formula E
Dia menyarankan, Formula E dapat diselenggarakan kembali bilamana penyebaran virus corona sudah dapat dikendalikan. Melihat banyak acara balap mobil maupun motor di luar negeri juga dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengapresiasi langkah Pemprov yang memutuskan menunda perhelatan Formula E. Mengingat saat ini pemerintah tengah melakukan pencegahan terhadap virus corona atau Covid-19.
"Saya rasa langkah Pemprov DKI menunda Formula E sudah tepat. Kurang bijak jika kita tetap melanjutkan Formula E saat virus corona masih menghantui masyarakat," katanya kepada merdeka.com, Rabu (11/3).
Dia menyarankan, Formula E dapat diselenggarakan kembali bilamana penyebaran virus corona sudah dapat dikendalikan. Melihat banyak acara balap mobil maupun motor di luar negeri juga dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus corona.
"Arab Saudi saja menghentikan sementara kunjungan ibadah Umrah, apalagi cuman event balap mobil. Walaupun Formula E berdampak baik bagi Jakarta, tapi penundaan jauh lebih baik untuk semua pihak," ujarnya.
Selain itu, Wibi juga meminta dan mendesak seluruh komponen Pemprov DKI Jakarta untuk bahu membahu untuk menangani penyebaran virus corona. Sebab pemerintah pusat telah menyampaikan ada 27 orang sudah positif covid-19.
"Saya meminta Pemprov DKI melakukan segala daya upaya terbaiknya untuk dapat mampu menahan penyebaran virus corona," tutupnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menunda acara Formula E yang rencananya akan diselenggarakan pada Juni mendatang di kawasan Monumen Nasional (Monas). Penundaan ini terkait merebaknya virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.
Penundaan ini kemudian diinformasikan kepada pihak organizing committee Jakarta E-Prix melalui surat pemberitahuan Gubernur dengan nomor 117/-857.73.
Isi surat sebagai berikut, 'mencermati perkembangan Covid-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang semula dijadwalkan pada bulan Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya'.
Surat yang tertandatangani Gubernur Anies Baswedan itu ditujukan kepada Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan seluruh pihak terkait.
Penundaan Formula E di Jakarta telah lebih dulu dilakukan oleh China yang dijadwalkan digelar pada 21 Maret dan Rome E-Prix, Italia pada 4 April harus dibatalkan.
Sebelumnya, Communication Sustainability Director Organizing Committee Formula E, Felicia Idama mengatakan, perhelatan Formula E di Monumen Nasional (Monas) masih menunggu perkembangan kasus virus Corona di Indonesia. Selama menunggu perkembangan Felicia menyatakan terus berkomunikasi dengan pihak Formula E.
"Yang jelas kita masih melihat perkembangannya bagaimana dari dua pasien yang terindikasi ini," kata Felicia, Selasa (3/3).
Felicia menuturkan sejauh ini, penyelenggaraan Formula E masih terjadwalkan pada Juni mendatang. Meski begitu, adanya kasus virus Corona di Indonesia menuntut penyelenggara mobil balap listrik itu berkejaran waktu untuk persiapan.
Dia berharap, virus yang merebak dari Wuhan bisa dikendalikan dan tidak berdampak perhelatan Formula E.
"Sampai kita ada perkembangan yang berarti, kalender perencanaan kita masih tetap berjalan seperti biasa karena kan kita bulan Juni nih, kita harus hitung-hitungan juga kan persiapannya seperti apa terkait corona virus ini," tukasnya.
(mdk/fik)