LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Mustafa Kemal Attaturk Batal Jadi Nama Jalan di Menteng

Dia juga membuka usulan terbuka mengenai penamaan Jalan Kebon Sirih, termasuk usulan nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin.

2021-10-21 21:37:38
Wagub DKI Ahmad Riza Patria
Advertisement

Penamaan jalan di Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, dengan nama Jalan Mustafa Kemal Attaturk batal digunakan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap penamaan untuk jalan di Kebon Sirih menggunakan nama tempat.

"Mudah-mudahan nanti dari Pemerintah Turki akan menyampaikan atau juga pilihan tentu harapan kami bukan nama orang tapi nama kota, apakah Istanbul atau Ankara," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/10).

Dia juga membuka usulan terbuka mengenai penamaan Jalan Kebon Sirih, termasuk usulan nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin.

Advertisement

Politikus Gerindra itu mengungkapkan, banyak usulan dari sejumlah kalangan agar nama Jalan Kebon Sirih diganti dengan nama Jalan Ali Sadikin. Usulan tersebut, imbuhnya, sangat terbuka untuk dipertimbangkan.

Tinggal saat ini, jelas Riza, Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang memiliki kapasitas untuk mengkaji proses usulan nama jalan.

"Insya Allah nanti kita akan tindaklanjuti kembali nanti Dishub itu yang punya tugas untuk memastikan penamaan jalan untuk bung Ali Sadikin," pungkasnya.

Advertisement

Gugurnya, usulan Mustafa Kemal Attaturk menjadi nama pengganti Jalan Kebon Sirih dipicu sosok Kemal yang dianggap kontroversial. Sejarawan Islam dari Universitas Indonesia, Tiar Anwar Bachtiar bahkan tidak setuju ketika nama Mustafa Kemal Ataturk akan digunakan untuk nama jalan di Indonesia.

"Ini Mustafa Kemal kontroversial, dia ini tentu oleh orang-orang Turki sebagian Kemalis anggap sebagai pahlawan tapi sebagian lain ada tokoh antagonis tokoh yang penuh dengan intrik dia juga sudah menghancurkan khilafah dan sebagainya," kata Tiar saat dihubungi Liputan6.com, Senin (17/10).

Tiar juga menyebut Mustafa Kemal tidak memiliki nama terlalu baik untuk masyarakat Turki. Karena hal itu, dia meminta pemerintah agar mencari nama tokoh Turki lainnya.

"Sebaiknya kalau memang pemerintah Indonesia mau memasang nama salah satu tokoh Turki banyak tokoh Turki yang tidak kontroversial bisa diterima oleh semua masyarakat," ucapnya.

Baca juga:
Bamus Betawi Usul Turki Usmani Gantikan Ataturk Jadi Nama Jalan di Jakarta
Jalan Muhammad Al Fatih di Jakarta Dinilai Lebih Diterima daripada Kemal Ataturk
Dubes RI: Pemberian Nama Jalan di Jakarta Bagian dari Praktik Tata Krama Diplomatik
Sepak Terjang Mustafa Kemal Ataturk, Tokoh Turki yang Namanya akan Jadi Jalan di DKI
Sejarawan soal Mustafa Kemal Ataturk Jadi Nama Jalan di Menteng: Tokoh Kontroversial
Tanggapan MUI Soal Wacana Mustafa Kemal Attaturk Jadi Nama Jalan di Jakarta

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.