Musim hujan, Kali Angke yang penuh endapan lumpur baru dikeruk
Kini, kedalaman Kali Angke tinggal 0,5-2 meter dengan luasan hanya 20 meter.
Musim penghujan mulai terjadi di Jakarta. Hilir Kali Angke mulai dikeruk agar air hujan bisa ditampung dan tak meluap ke pemukiman warga di sekitar Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Endapan lumpur membuat bagian bawah kali mengalami pendangkalan juga penyempitan. Akibatnya, pemukiman di RW 01, 04, dan 05 Kelurahan Kapuk Muara selalu kebanjiran dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter bila musim hujan tiba.
Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Satriadi mengatakan, salah satu persoalan penanganan genangan di Jakarta Utara adalah pendangkalan sejumlah saluran dan kali.
"Kali Angke ini memang mengalami pendangkalan yang parah. Rencananya, pengerukan akan dilaksanakan selama 1,5 bulan," ujar Satriadi kepada wartawan ketika ditemui di Kali Angke, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (9/12).
Pendangkalan kali membuat lebar kali tinggal 20 meter dengan kedalaman bervariasi antara 0,5-2 meter. Dengan pengerukan ini, diharapkan lebar kali menjadi 200 meter dengan kedalaman 8 meter.
Untuk mempercepat proses pengerjaan, setiap harinya dikerahkan dua excavator dan 5 unit truk DPU yang diperbantukan untuk mengangkut lumpur dari kali.
Terpisah, Wakil Lurah Kapuk Muara, Indrianto mengungkapkan, pemukiman warga di tiga RW itu memang kerap tergenang air saat musim penghujan maupun rob.
"Yang berkenaan langsung dengan Kali Angke ini R 01, 04 dan RW 05. Setelah dikeruk mudah-mudahan nanti akan dapat mengatasi, setidaknya mengurangi," tandasnya.
Baca juga:
Pemprov DKI akan bangun Pintu Air Kali Angke
Tiga kali di Tangerang segera dinormalisasi tahun ini
500 rumah di Muara Angke terendam banjir akibat tanggul jebol
Pantai Muara Angke dipenuhi sampah
Warga korban penggusuran di Muara Angke