LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

MoU dengan Perumnas, Djarot sebut di DKI harus banyak rusun bukan rumah tapak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menandatangani kesepakatan dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). Penanda tanganan kesepakatan itu berupa rencana pembelian rusun yang dibangun oleh Perum Perumnas oleh Pemprov DKI.

2017-09-09 00:23:00
Rumah susun
Advertisement

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menandatangani kesepakatan dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). Penanda tanganan kesepakatan itu berupa rencana pembelian rusun yang dibangun oleh Perum Perumnas oleh Pemprov DKI.

"Ini untuk perumahan dulu ya, programnya kalau di Jakarta kita harus banyak bangun rumah susun, bukan rumah tapak, yang di pemukiman kumuh," Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (8/9).

Kerjasama ini juga dimaksudkan untuk membangun fasilitas perumahan yang lebih baik, sehat dan juga terintegrasi.

"Oleh karenanya kami kerjasama dengan perum Perumnas untuk membangun (rusun), termasuk fasilitas-fasilitas yang kami miliki diintegrasikan. Untuk pemukiman termasuk menormalisasi sungai, Jakarta perlu pemukiman yang sehat," ungkapnya.

Menurut Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo saat ini perusahaannya tengah membangun enam menara rusun dengan jumlah 3.000 unit. Tidak hanya di Cengkareng, Perum Perumnas juga segera membangun rusun di kawasan Klender, Jakarta Timur sebanyak 8.000 unit.

"Cengkareng, Cengkareng itu namanya Dahlia, ada 6 tower. Nanti itu kita bangun, spesifikasi, ukuran, dan lain-lain, kami pasti ngikuti apa yang disampaikan oleh pihak DKI. Nanti DKI dengan audit dari BPKP dan lainnya akan membeli," ujar Bambang.

"Tapi kami segera akan memulai di Klender. Klender itu banyak, ada 25 tower. Itu sekitar 8.000 unit," tutupnya.

Baca juga:
Ancaman Djarot ke penunggak rusun dinilai upaya lepas tanggung jawab
Pemprov DKI bakal beri keringanan biaya penunggak rusun
Djarot menduga ada yang provokasi warga agar tak bayar sewa rusun
Jokowi gelontorkan Rp 946 M bangun rusun khusus santri Ponpes
Potret keberagaman, anak rusun buat operet 'Ada Gulali di Hatiku'

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.