LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Anies revisi Pergub, kini acara keagamaan boleh digelar di Monas

Anies mengatakan dalam unsur tokoh agama, akan melibatkan semua agama. Dia mengaku telah bertemu dengan perwakilan FKUB dan memperoleh umat Hindu untuk berkegiatan di Monas.

2017-11-26 12:32:43
Anies-Sandiaga
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya membuka kembali kesempatan kepada warga untuk memanfaatkan Monumen Nasional (Monas) sebagai tempat kegiatan masyarakat. Nantinya Monas bisa digunakan lagi untuk kegiatan pendidikan, sosial, budaya, dan keagamaan.

Anies mengatakan, Monas bisa digunakan oleh masyarakat diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 186 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional.

"Betul, jadi Pergub baru itu perubahan intinya dua, satu adalah perluas yang boleh digunakan, jadi kalau semula pendidikan, sosial, budaya, agama tidak masuk, sekarang jadi boleh," katanya di Monas, Minggu (26/11).

Kemudian ada sejumlah aturan yang ditambah di Pergub 186 tahun 2017. Salah satunya adalah pasal 6 yang menyebutkan bahwa kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar harus seizin Gubernur DKI Jakarta berdasar pada rekomendasi sebuah tim.

Tim rekomendasi yang terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), unsur Sekretariat Negara, kemudian dari Polda, Komando Daerah Militer Jaya (Kodam Jaya) dan terakhir tokoh agama.

"Lalu yang kedua, gubernur membentuk tim untuk melakukan assesment atas setiap usulan kegiatan atau permintaan untuk kegiatan Monas. Sehingga tim inilah yang mereview, tim ini menilai, dari situ kemudian merekomendasikan kepada gubernur. Sebab kalau dibuka tanpa diatur percuma saja," jelas Anies.

Anies mengatakan dalam unsur tokoh agama, akan melibatkan semua agama. Dia mengaku telah bertemu dengan perwakilan FKUB dan memperoleh umat Hindu untuk berkegiatan di Monas.

"Tempat ini terbuka dan teman-teman dari umat Hindu langsung meminta bolehkan kami menggunakan untuk kegiatan agama Hindu di sini (Monas). Jadi kegiatan semua agama bisa, dan itu sebabnya mengapa kita ada tim aupaya ini benar-benar tempat menjadi semua," tutupnya.(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.