LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Menteri PPPA Terima 7 Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak Setiap Hari

Cegah kekerasan pada perempuan dan anak, Menteri PPPA akan menelurkan program pemberdayaan perempuan yang berbasiskan pada kewirausahaan.

2019-12-18 09:34:37
Kekerasan Pada Perempuan
Advertisement

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawanti mengaku setiap pagi ada tujuh laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masuk ke ponselnya. Menurut dia, kabar itu ia peroleh setiap usai bangun tidur.

"Setiap hari kalau saya baru buka mata, pasti saya baca WA. Kemudian mencari infor itu rata-rata tujuh kasus (kekerasan) itu pasti masuk. Yang terjadi baik kepada perempuan maupun anak," ucap Gusti Ayu di kawasan Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/12).

Menteri PPPA menyadari betul bahwa angka tersebut tidaklah sedikit. Oleh karenanya, selaku kementerian yang bertanggung jawab terhadap isu tersebut, pihaknya menawarkan beberapa jurus.

Advertisement

Salah satunya adalah menelurkan program pemberdayaan perempuan yang berbasiskan pada kewirausahaan.

"Kami kalau kita (perempuan) berdaya secara materi, kita akan punya bargaining position dalam keluarga," ucapnya.

Advertisement

Pelatihan Kepimpinan Kaum Hawa

Gusti Ayu pun membocorkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa lembaga lain untuk mengadakan pelatihan kepemimpinan bagi perempuan di tingkat desa. Saat ini ia masih menggodok program tersebut. Ia memprediksi bahwa pada 2020 program pemberdayaan tersebut bisa diimplementasikan.

"Dan bukan hanya perempuan saja (yang ikut pelatihan), nanti ada 70 dengan 30. Yang 30-nya itu bapak-bapak," kata Menteri PPPA.

Bukan tanpa alasan pelibatan bapak-bapak dalam pelatihan pemberdayaan perempuan tersebut. Menurut wanita asal Pulau Dewata itu, pemberdayaan perempuan tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan para kaum laki-laki atau suami.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.