LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Menkes Sebut Penanganan Covid-19 di Daerah Tidak Bisa Dipukul Rata

Menkes mengatakan, kebijakan penanganan Covid-19 tidak bisa monoton. Selalu ada bongkar pasang mengikuti karakteristik mutasi virus yang ada. Tetapi hal yang paling penting adalah, kualitas dan kuantitas penanganan Covid-19 tidak menurun.

2021-05-28 15:39:18
Menkes
Advertisement

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan ada berbagai angka dan faktor yang dijadikan sebagai indikator penanganan Covid-19 berdasarkan pedoman World Health Organization (WHO). Indikator itu, kata dia, tidak bisa dipukul rata penerapannya di berbagai wilayah Indonesia.

"Kita lagi mempelajari bagaimana penerapannya apakah cocok atau tidak, dan kita sedang melakukan simulasi di beberapa daerah baik itu provinsi, kabupaten dan kota," ujar Budi dalam konferensi pers yang dikutip melalui channel YouTube Kementerian Kesehatan RI, Jumat (28/5).

Budi menjelaskan, pedoman WHO hanya sebatas bahan analisis internal Kementerian Kesehatan. Apakah pedoman tersebut dapat dilakukan secara merata di wilayah majemuk Indonesia atau tidak.

Advertisement

Saat ini, sambung Budi, internal Kementerian Kesehatan masih melakukan simulasi kebijakan yang tepat di masing-masing daerah.

Dia menambahkan, kebijakan penanganan Covid-19 tidak bisa monoton. Selalu ada bongkar pasang mengikuti karakteristik mutasi virus yang ada. Tetapi hal yang paling penting adalah, kualitas dan kuantitas penanganan Covid-19 tidak menurun.

"Kajian-kajian atau review mengenai kebijakan ini indikator untuk mempersiapkan benar-benar strategi kita mengatasi pandemi. Ini memang selalu berubah-ubah," jelasnya.

Advertisement

Baca juga:
Menkes: Nilai Penanganan Covid-19 Bukan Penilaian Kinerja Daerah
Menkes Budi Minta Maaf Soal Penilaian E untuk Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta
Wagub NTB Ungkap Kasus Covid-19 Naik Usai Lebaran
Puan ke Kepala Daerah: Jangan Tutup-tutupi Status Covid-19 di Wilayahnya
DPRD Menilai Pemberian Nilai E Wamenkes ke DKI Melukai Kerja Keras Nakes
Payakumbuh Gencarkan Pelacakan Kasus Covid-19 Guna Menuju Zona Hijau

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.