LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Mengenal Korps Musik di Polda Metro Jaya

Unit ini terdiri dari 21 personel dan selalu tampil manis saat ada perayaan hari besar di Polda Metro Jaya

2016-05-03 10:22:54
Musik Indonesia
Advertisement

Banyak yang tidak tahu tentang keberadaan dan kegiatan Korps Musik (Korsik) Polda Metro Jaya. Unit ini terdiri dari 21 personel dan selalu tampil manis saat ada perayaan hari besar atau sekadar upacara (ceremony) di halaman Polda Metro Jaya.

Korsik ini dipimpin seorang perempuan cantik nan tangguh, Kanit Korsik AKP Sance. Adapun kegiatan Korsik itu sendiri, dimulai dengan kegiatan apel pagi untuk mengiringi seluruh jajaran Polda Metro Jaya sekaligus sebagai latihan untuk acara besar.

"Korsik ini sudah ada dari awal Polda Metro Jaya berdiri. Saat ini total 21 anggota, yang terdiri dari 14 anggota polisi termasuk saya (13 anggota lain dari Bintara), 5 PNS, dan 2 PHL," ujar Sance saat ditemui merdeka.com di ruangannya, Senin (2/5).

"Apel itu rutin setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis. Kegiatan itu rutin setiap pukul 07.00 WIB," tambahnya.

Selain apel, anggotanya juga mengiringi kegiatan kepolisian seperti pada acara besar layaknya upacara hari kemerdekaan 17 Agustus, upacara gelar pasukan, dan upacara hari besar lainnya.

"Dalam hal ini masing-masing anggota memegang alat musik seperti terompet, sexophone, trombon, klarinet, simbal, genderang, drum, bass sexophone, bass drum dan lain sebagainya. Jumlah alat musik banyak, tapi digunakan ya menyesuaikan orangnya saja berapa. Karena satu acara enggak semuanya turut serta. Kadang ada yang berhalangan hadir misal karena sakit," jelasnya.

Sance mengaku bergabung dengan Korsik ini sejak tahun 2014. Jika tak ada upacara dan kegiatan lain sejenisnya, bukan berarti korsik tak bekerja dan hanya leha-leha menunggu gaji tiba. Mereka ada yang kena piket di kantor layaknya anggota polisi yang lain.

"Terus kalau ada orang meninggal ya kita ada kerjaannya juga piket, yaitu mengiringi upacara. Dalam hal ini ada 4 orang yang terlibat dengan 2 genderang dan 2 terompet," ujarnya.

Disinggung apakah menjadi anggota harus mempunyai ahli khusus, Sance pun tak menepisnya. Menurut ibu beranak dua ini, semua anggota bisa memainkan alat musik, terutama alat musik tiup.

"Mayoritas bisa musik. Mereka sempat sekolah musik dulu di Cipinang. Tapi memang ada juga sebagian belajar sendiri (otodidak), tapi hanya alat musik misal genderang doang. Basic harus bisa alat musik tiup. Nah nanti kalau mereka masuk, dipilih deh masing-masing cocok di bagian yang mana," paparnya.

Sance melanjutkan, anggota Korsik semakin berkurang karena ada anggota yang pensiun. Padahal seharusnya dalam ukuran Polda Metro, anggota Korsik minimal paling sedikit 70 orang.

"Itu memperihatinkan. Selain anggota, alat juga tak ada regenerasi. Alatnya ini nih yang memperihatinkan, menurut mereka yang sudah lama bekerja, alatnya itu usianya lebih tua daripada usia mereka yang memegang alatnya. Miris ya," ungkapnya.

Ibu dengan dua anak ini pun menjelaskan bagaimana kondisi alat musik yang dianggapnya sudah tak layak tersebut. Menurutnya, hanya beberapa saja yang terbilang masih bagus.

"Yang masih bagus paling genderang, itu cuma 5 alat doang, yang lain misalnya seperti terompet sudah parah, sexophone ada 3 juga parah. Alat seadanya. Kalau alat anggota ngeluh, tapi ya mau gimana," ungkapnya.

Akan hal ini, Sance mengaku sudah pernah mengajukan beberapa kali ke atasan, Kepala Pelayanan Masyarakat (KaYanma). Namun hingga kini belum ada tanggapan dan hasil yang menggembirakan.

"Kita usulkan ke KaYanma langsung, lalu disampaikan ke Kapolda. Kan prosedurnya begitu. Tapi sampai saat ini belum ada hasil. Kita ngomong 'bapak ini alatnya tolong diganti'. Saya sangat berharap itu," tutupnya.(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.