Media asing sampai menyorot Kali Item, kenapa sulit dibersihkan
Sebenarnya dari dulu kali dengan nama lain Kali Sentiong ini sering dibersihkan. Namun tetap saja tercemar.
Kotor dan baunya Kali Item di kawasan Sunter Jaya menjadi sorotan media asing. Itu lantaran kali tersebut berada tepat di belakang kantin Wisma Atlet Asian Games, Kemayoran.
Menjelang Asian Games yang bakal digelar bulan depan, Pemrov DKI mulai membersihkan dan menghias kali tersebut. Sebenarnya dari dulu kali dengan nama lain Kali Sentiong ini sering dibersihkan. Namun tetap saja tercemar. Lalu kenapa kali item sulit dibersihkan?
Banyak sumber polutan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sudah berupaya sekuat tenaga membersihkan Kali Item agar tidak lagi mengeluarkan bau tak sedap. Menurut Anies endapan limbah juga tidak menjadi masalah. Hanya sumber polutan berasal dari banyak ragam, sehingga lebih sulit dibersihkan.
"Kalau kita tidak punya penutup, kalau membersihkannya itu tidak berhasil kita tidak punya cadangan karena itu kita pasang jaring dulu supaya aman," kata Anies beberapa waktu lalu.
Sumber limbah yang dimaksud Anies berasal dari industri rumahan di permukiman sekitar. Sejumlah warga membuka industri kecil-kecilan di dalam rumah.
Tak diperhatikan dari dulu
Kali Sentiong atau dikenal Kali Item dikenal sebagai kali yang kotor dengan bau yang sangat menyengat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Kali Item sudah lama berwarna hitam. Hal itu akibat Kali tidak diperhatikan oleh pemerintahan sebelumnya.
"Kenyataannya ada kali yang hitam, kotor, bau. Itu kenyataan yang kita terima, bukan kita yang membuat. Itu ada di situ. Jadi, kalau dulu sudah dibersihkan, ya kita enggak nerima masalah ini. Tapi sekarang masih ada," katanya di Ragunan, Selasa (24/7).
Terkendala alat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan proses pembersihan kali ada dua model, yaitu kimia dan non kimia atau biologis. "Pembersihan airnya, itu ada yang modelnya kimia, ada yang modelnya non kimia atau biologis. Dan ada beberapa yang akan dicoba di hari-hari ke depan," tegas Anies.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku akan menggunakan alat untuk membersihkan Kali Item. Tetapi, kata dia, masih ada kendala.
"Saya mau coba tapi terkendala karena itu kan lagi dicoba di PAL. Kita mau pindahkan ke sini tapi uji cobanya masih berlangsung di sana dan di sana sudah bagus. Dan karena banyak sumber kita enggak bisa jernihkan karena sumbernya yang dideteksi banyak. Jadi dicoba pakai aerator di sana, dan ada beberapa konsep yang sudah dicoba, kita lihat nanti," ujar Sandi.
(mdk/has)