LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Marak pemalakan dan premanisme, Kapolda Metro Jaya bentuk satgas khusus

Satgas akan gencar melakukan razia. Sebagai bagian dari tindakan pencegahan. Idham mengingatkan anak buahnya agar tetap bekerja profesional.

2018-08-28 11:16:19
premanisme
Advertisement

Maraknya aksi pemalakan dan premanisme jalanan membuat Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis geram. Dia langsung memerintahkan dibentuk satuan tugas (Satgas) untuk menindak para pelaku tindakan premanisme.

"Yang di Kota Tua Kapolres Jakarta Barat sudah bentuk satgas untuk menindak para pemalak tersebut," ujar Idham ketika dihubungi, Selasa (28/8).

Satgas akan gencar melakukan razia. Sebagai bagian dari tindakan pencegahan. Idham mengingatkan anak buahnya agar tetap bekerja profesional.

Advertisement

"Kami akan tindak mereka sesuai prosudur, yang di Tanah Abang sudah ditangkapin, yang di Cengkareng juga sudah ditangkap," tegas Idham.

Seperti diberitakan, Polres Metro Jakarta Barat mengungkapkan kasus dugaan pemerasan dengan berkedok uang jasa keamanan. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya mendapat informasi terkait aksi premanisme itu di kawasan komplek ruko seribu, Cengkareng.

"Modusnya, berkedok jasa keamanan dan kebersihan. Namun pada faktanya, ada pemaksaan karena tarif ditetapkan sepihak," ujar Hengki di Mapolres Jakarta Barat, Senin (27/8).

Advertisement

Selain itu, Polsek Tanah Abang mengamankan lima juru parkir yang diduga kerap melakukan pemalakan terhadap pengunjung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat diamankan polisi, Jumat (24/8). Lima pria yang diamankan yaitu R (33), RG (26), MS (27), MI (19), dan terakhir AK (43) yang berperan sebagai kapten.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, kelima orang tersebut diamankan berdasarkan keluhan pengunjung. Sebab, pengin kerap diminta tarif parkir yang tinggi.

"Setelah mendapat banyak laporan, kami langsung meringkus mereka,” ujar Lukman di Jakarta, Minggu (16/8).

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.