Mantan Kadis Pendidikan DKI akui kecolongan anggaran UPS
Anggaran pengadaan UPS tidak dimasukkan pada masa pembahasan APBD DKI Jakarta 2014.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah membeberkan anggaran di dinas pendidikan yang dimark up. Data tersebut merupakan pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk sekolah. Dan anggaran ini sudah digunakan pada 2014.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Lasro Marbun membenarkan adanya data tersebut. Bahkan, dia mengaku kecolongan bisa ada anggaran tersebut masuk.
"Iya benar itu. Tadi saya sudah dikasih tahu Pak Gubernur. Saya waktu itu kaget anggaran itu bisa masuk. Padahal pas pembahasan enggak ada," jelasnya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (26/2).
Dia menjelaskan, anggaran itu tidak dimasukkan pada masa pembahasan APBD DKI Jakarta 2014. Tetapi anggaran pengadaan UPS tersebut masuk pada saat pembahasan APBD Perubahan DKI Jakarta 2014.
"Anggaran itu masuk pas APBD Perubahan. Dan anggaran itu terpisah. Adanya di sudin-sudin," tutupnya.
Sebelumnya, Ahok akan mengumpulkan data mengenai dugaan mark up anggaran tersebut. Sehingga orang yang bermain dalam anggaran tidak dapat mengelak dari hukum. Ahok membuka data pengadaan UPS tahun 2014 untuk sekolah kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Baca juga:
Ahok beberkan dugaan mark up anggaran 2014 di dinas pendidikan
Haji Lulung: Allah yang akan azab Ahok
Anggota DPRD: Ahok arogan, sombong dan tak kenal sopan santun
PKB berbalik arah dukung hak angket, Ahok kini sendiri lawan DPRD
Ahok sebut Kemendagri temukan dana siluman pada anggaran 2014
Pak Ahok, petugas kebersihan ini ngutang karena tak digaji 2 bulan