LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

M Taufik minta media berimbang beritakan penataan Tanah Abang

M Taufik minta media berimbang beritakan penataan Tanah Abang. Menurut Taufik, Dengan adanya penataan Tanah Abang ala Anies-Sandiaga itu mampu meningkatkan pendapatan para PKL yang sudah difasilitasi. Dan dia mau pemberitaan harus seimbang.

2018-03-15 16:34:21
Mohamad Taufik
Advertisement

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta kepada media massa agar memberitakan terkait penataan Tanah Abang secara berimbang. Dia menuding banyak media masa yang hanya memberitakan Tanah Abang dari sisi negatifnya sedangkan sisi positifnya seolah dilupakan.

"Ini kan selalu yang dimunculin yang protesnya saja, yang proteskan anda juga (media) misalnya income kurang oke, incomenya dijamin ada lagi yang kurang terus itukan biasanya itu dinamika kehidupan," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/3).

"Saya punya loh analisis media. Kalian munculin yang enggak senang saja, yang enggak senang 10 yang senang 100 yang 100 didiamin saja tuh," sambung dia.

Advertisement

Menurut Taufik, Dengan adanya penataan Tanah Abang ala Anies-Sandiaga itu mampu meningkatkan pendapatan para PKL yang sudah difasilitasi. Dan dia mau pemberitaan harus seimbang.

"Benar, tetapi kan harus ada keseimbangan. Waktu saya datang (ke Tanah Abang) 'Pak saya 15 tahun kejar-kejaran sama Satpol PP, saya nyari buat kehidupan, bukan buat kaya sekarang saya Alhamdulillah bisa sekolahin anak, income nya bagus sudah'," ujar dia.

Jika ada yang protes, contohnya sopir angkot, kata dia itu tidak perlu dilakukan. Karena, Wakil Gubernur Sandiaga sudah memberikan solusi dengan OK Otrip dan jika ada sopir yang belum terdaftar dia minta untuk bersabar.

Advertisement

Hal ini mengingat untuk menjadikan Tanah Abang tetap rapi perlu proses tidak bisa dalam waktu yang instant. "Setelah itu muncul lagi ooh pak kurang yang ikut, yah sabar gitu loh ada tahapannya wakil Gubernur kan bukan jinny oh jinny (judul film) terus semuanya kelar," kata dia.

Terkait payung hukum yang dikelurkan Gubernur Anies Baswedan berupa Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 17 Tahun 2018 tidak perlu diperdebatkan lagi tidak ada secara langsung instruksi penutupan jalan Jatibaru.

"Saya kira penataan (penutupan jalan Jatibaru) itu ada di dalamnya itu, dan enggak mungkin masa dalam penataan Tanah Abang (tertulis) ditutup sementara kan enggak," tutur Taufik.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.