Loyalis Anies Baswedan Geisz Chalifah Siap Maju Pilgub DKI 2024
Geisz Chalifah ingin melanjutkan program-program kerja Anies.
Loyalis Anies Baswedan Geisz Chalifah mengatakan, siap maju pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Ia menyebut, program-program kerja Anies patut untuk dilanjutkan.
"Saya ditanyakan apakah siap jadi DKI 1, saya nyatakan siap. Saya selalu siap, lewat jalur partai atau jalur independen," kata Geisz saat dikonfirmasi, Selasa (31/1).
Baca berita Anies Baswedan di Liputan6.com
Geisz menjelaskan, program-program Anies Baswedan harus dilanjutkan karena berbasis kepada keadilan sosial. Program seperti itu, kata Geisz, penting dalam melaksanakan tata kelola di Jakarta.
"(Program Anies yang akan dilanjut misalnya) air bersih terutama, Jakarta ini luar biasa problemnya. Perumahan. Pendidikan masyarakat, bagaimana struktur pendidikan berbasis keadilan, tidak lagi berbasis hanya menguntungkan kelas menengah," kata Giesz.
Meskipun demikian, Geisz mengaku belum ada keseriusan untuk bergabung dengan partai politik manapun.
"Secara berseloroh sering ya kepada teman-teman di partai, tapi kalau keseriusan belum," ujar Geisz.
Diberitakan sebelumnya, Geisz Chalifah menarik dirinya dari jabatan sebagai Komisaris PT Taman Impian Jaya Ancol. Dirinya pun sudah bersurat kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada awal Januari.
"Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri sejak tanggal 2 Januari 2023 kepada PJ Gubernur," kata Geisz saat dikonfirmasi, Rabu (18/1). Geisz sendiri merupakan relawan pendukung mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang dikenalnya sejak tahun 2000.
"Bantu-bantu Anies. Insya Allah (menangkan Pak Anies)" kata dia.
"Situasi sangat baik komunikasi. Antar direksi maupun dengan komisaris juga sangat kondusif. Akan Lebih ringan bagi Pak Heru sebagai PJ Gubernur dengan saya mundur lebih dahulu," lanjut Geisz.
Terkait hal tersebut, Heru mengatakan sudah menerima surat pengunduran diri Geisz. Namun, ia belum mengetahui siapa pengganti relawan pendukung Anies itu.
"Iya sudah, sudah (diterima). (Penggantinya) belum, belum. Lagi dibahas," kata Heru Budi Hartono saat ditemui di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (20/1).
(mdk/tin)