Listrik padam, pedagang di Blok A Tanah Abang sepi pembeli
"Terganggu lah, jadi sepi. Lihat saja ini ramai apa enggak. Susah pembeli lihatnya," kata Reni, penjual kerudung.
Sejumlah pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang mengeluhkan mati lampu yang terjadi sejak pukul 07.00 WIB. Pasalnya, padamnya listrik berdampak pada penjualan barang-barang dagangan.
Reni yang menjual kerudung mengaku sangat terganggu dengan kejadian ini. Menurutnya, di Pasar Tanah Abang jarang sekali mati lampu, dan baru kali ini terjadi dengan waktu yang cukup lama.
"Terganggu lah, jadi sepi. Lihat saja ini ramai apa enggak. Susah pembeli lihatnya," kata Reni dengan raut wajah kesal.
Reni juga malas melakukan protes karena cuma masuk kuping kanan dan keluar kuping kiri. "Protes juga kita kan kalau ramai-ramai baru didengar. Protes juga enggak ada gunanya, orang katanya ada yang meledak di bawah," tuturnya.
Penjual baju anak-anak, Eli mengatakan, meski mati lampu pembeli tetap saja ada yang datang, namun mereka kesulitan untuk mencari barang yang sesuai dengan selera.
"Ya kalau yang datang lihat-lihat sih tetap ada, tapi susah lihatnya, kan gelap susah cari barangnya," katanya.
Menurutnya, sejumlah pedagang sudah melakukan protes. "Tadi sih toko sebelah sudah protes, jadi ya kita nunggu saja mau gimana lagi. Biasa kalau mati lampu paling 10 menit sudah nyala. Kali ini aja kebetulan lama," tandasnya.
Seperti diketahui, listrik padam di basement 2, 1, lantai semi lower ground (SLG), LG, dan G, Blok A. Mati lampu disebabkan oleh gangguan listrik jaringan internal.
Laporan: Cornelia Halim
(mdk/did)