Lima Pompa Air Disiagakan Usai Pintu Keluar Tol Meruya Banjir 1,5 Meter
Upaya itu dilakukan lantaran kawasan tersebut sempat terendam banjir saat hujan deras terjadi pada Senin (20/12). Saat itu, banjir di lokasi tersebut sempat setinggi 1,5 meter.
Lima pompa air disiagakan untuk menyedot air yang merendam kawasan kolong di pintu keluar tol Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (21/12). Lima pompa air tersebut terdiri tiga di antaranya milik pihak Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat dan dua milik Jasa Marga selaku pengelola jalan tol.
"Kalau kita sifatnya 'support' saja, kita sediakan tiga pompa mobile," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Purwanti Suryandari saat dikonfirmasi di kawasan Meruya, Jakarta Barat.
Upaya itu dilakukan lantaran kawasan tersebut sempat terendam banjir saat hujan deras terjadi pada Senin (20/12). Saat itu, banjir di lokasi tersebut sempat setinggi 1,5 meter.
Menurut Purwanti, banjir terjadi lantaran lokasi kolong tol tersebut berbentuk cekung sehingga air hujan berkumpul di tengah. Karena itu, pompa air tersebut dikerahkan guna menyedot air ke saluran pembuangan.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana memperlebar kolam olakan yang ada di sekitar pintu tol untuk menampung air.
"Olakan ini kan sudah lumayan besar sebenarnya. Cuman kita perbesar lagi jadi bagaimana air masuk ke olakan itu lebih cepat supaya enggak tekor pompanya," kata Purwanti.
Purwanti berharap upaya tersebut mempercepat surutnya genangan air di kolong tol. Hingga saat ini intensitas hujan di lokasi tergolong tidak begitu deras.
Dengan kondisi seperti ini, Purwanti memperkirakan lokasi tersebut tidak akan tergenang seperti kemarin. "Kalau kondisi seperti ini InsyaAllah tidak tergenang," kata dia. Dikutip Antara.
Baca juga:
Hujan Deras, Kemang Banjir dan 21 RT di Petogogan Jaksel Terendam
Ini Penyebab Jalan Kemang Raya Banjir
Kemang Banjir, Petugas Sudin SDA Kerahkan 2 Pompa Stasioner untuk Alirkan Air ke Kali
Kemang Raya Banjir, Aktivitas Lalu Lintas Tersendat
CEK FAKTA: Hoaks 23 Daerah di Indonesia Diprediksi Tenggelam, Simak Penjelasannya