Libur tahun baru, wisatawan di Kota Tua membeludak
Sekitar 10 ribu pengunjung memadati wisata Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (1/1). Membeludaknya pengunjung membuat suasana menjadi sumpek dan semrawut, mulai dari sampah hingga kemacetan.
Sekitar 10 ribu pengunjung memadati wisata Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (1/1). Membeludaknya pengunjung membuat suasana menjadi sumpek dan semrawut, mulai dari sampah hingga kemacetan.
"Saya mulai Gajah Mada itu ke sini aja (Jalan Kunir) satu jam lebih mas," ujar Ayu yang membawa keluarganya berlibur.
Sementara itu Kapolsubsektor Kota Tua Iptu Warna mengatakan, pihaknya menerjunkan 30 personel khusus untuk mengamankan kawasan ini.
"Penamanan di Kota Tua dibagi menjadi lima pintu. Setiap pintu ada lima orang yang bertugas mencatat pengunjung dan mengawasi, itu dari petugas Kota Tua ya, jadi total mereka 25 orang," kata Warna.
"Kalau dari kepolisian itu ada 50 personel. (Intel) Ada, semua nyebar," sambungnya.
Dalam kemacetan ini, polisi membatasi antara pejalan kaki dan jalur kendaraan. Namun hal itu percuma karena telah dirusak.
"Ada sekitar lima meter itu kita pasang garis, tapi percuma diinjek sama mereka (pengunjung dan pedagang). Ya kita enggak bisa marah, namanya liburan jadi ya sudah," ujarnya.
Dalam keramaian ini, polisi belum menerima adanya kasus kejahatan maupun kehilangan.
"Belum ada, jangan sampailah. Ya kita selalu ingatkan pakai pengeras suara agar dijaga barang bawaan dan putra putri mereka," ujarnya.
Dia memprediksi, keramaian pengunjung ini akan berakhir per hari ini. "Karena besok, Selasa (2/1) sudah tak tanggal merah. Jadi banyak warga yang sudah mulai bekerja," pungkas Warna.
Baca juga:
Indahnya Supermoon hiasi malam pertama 2018
Cerita penumpang pesawat terakhir tahun 2017 dari Halim Perdanakusuma
Asosiasi pedagang soal harga pangan mahal: Pemerintah tak tahu ketersediaan di pasar
Libur tahun baru, wisatawan di Kota Tua membeludak
202 PNS Solo tak ikuti apel hari pertama kerja di tahun 2018