Lerai Marinir ribut sama preman Kalijodo, polisi tewas ditusuk
"Polisi yang coba melerai keributan tewas ditusuk," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Sujudi Ario Seto.
Keributan antara anggota Marinir TNI Angkatan Laut dengan preman di lokasi prostitusi Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, coba dilerai oleh anggota polisi. Namun nahas, anggota Korps Bhayangkara itu malah menjadi korban.
"Polisi yang coba melerai keributan tewas ditusuk," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Sujudi Ario Seto kepada merdeka.com, Minggu (5/1).
Sujudi mengaku belum mengetahui pihak mana yang melakukan penusukan. Dia juga tak dapat memastikan apakah polisi itu datang setelah ada laporan atau memang sedang berada di lokasi.
"Itu yang masih kita selidiki dengan memeriksa sejumlah saksi," katanya.
Saat ini jenazah polisi yang belum diketahui identitasnya itu berada di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
Kadispen TNI AL Brigjen Untung Suropati saat coba dikonfirmasi tidak mengangkat telepon genggamnya. Pesan singkat yang dikirim merdeka.com juga tidak dibalas.
Keributan anggota Marinir dengan preman Kalijodo terjadi dinihari tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Namun penyebab kejadian ini masih diselidiki oleh tim gabungan TNI dan Polri.