Laptop anggota DPRD merek Apple, Ahok anggarkan Rp 10 juta per orang
Ketua Bangga menyebut DPRD DKI Jakarta kini modern karena kerja pakai laptop.
Hubungan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan DPRD belakangan ini terlihat akrab. Hal tersebut ditunjukkan dengan disetujuinya anggaran pengadaan laptop senilai Rp 10 juta dengan total biaya Rp 1,6 miliar.
"Kita anggarin Rp 10 juta per unit," kata Sekretaris Dewan DPRD DKI Muhammad Yuliadi di Gedung DPRD DKI, Selasa (15/12).
Di tempat yang sama, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi tidak mempersalahkan spesifikasi laptop. Menurutnya, hal tersebut merupakan urusan Unit Pengadaan Layanan (ULP) Barang dan Jasa Pemprov DKI.
Namun, politikus PDIP tersebut mengisyaratkan jika laptop yang disediakan merupakan produk Apple. Hal itu diungkapkan Prasetio saat menunjuk komputer dekstop yang ada di ruangannya.
"Kalau enggak salah mereknya sama kaya ini," kata Prasetio.
Ahok menyetujui anggaran pembelian laptop karena harganya sekarang sudah murah. Pembelian laptop juga dapat menunjang kinerja legislatif.
"Kalau untuk alat kerja ya kita enggak apa apa. Laptop juga sudah murah sekarang. Kan sudah ada di e-catalog. Laptop itu udah bukan barang mewah lah. Ini juga dianggarkan di sekwan," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/12).
Baca juga:
Lucu, gara-gara SPJ naik dan dapat laptop DPRD-Ahok mesra
M Taufik: Dulu makan lobster mesti nombok, tekor!
Senang dapat laptop, Taufik bilang ' ini baru parlemen modern'
Jokowi sering dapat masukan dari Ahok, Ketua DPRD DKI datangi Istana
Rapat banggar, Ahok akur dengan M Taufik & puja-puji kerja DPRD
Akur dengan DPRD, Ahok sindir PNS: Eksekutif agak bodoh kelihatan
Makin akur, DPRD minta laptop Rp 1,6 M biar modern, Ahok kabulkan