LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Langkah Anies Cegah Penyebaran Corona: Jemput Warga Hingga Larang Kegiatan Massa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menetapkan beberapa langkah untuk pencegahan penyebaran virus Corona di ibu kota.

2020-03-02 20:07:05
Corona di Indonesia
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menetapkan beberapa langkah untuk pencegahan penyebaran virus Corona di ibu kota. Salah satunya melarang warga datang ke fasilitas kesehatan saat mengalami gejala mirip virus Corona. Pihak medis Jakarta akan menjemput warga. Anies beralasan kebijakan seperti itu diambil untuk mencegah adanya potensi penyebaran virus.

"Bila itu confirm untuk mengurangi potensi penularan kami yang akan jemput. Kalau datang sendiri nanti berangkat misalnya positif, berangkatnya punya potensi penularan, saat menunggu punya potensi penularan, jadi tinggal di tempat anda nanti kami yang jemput. Kami siapkan tenaga yang cukup," kata Anies usai memimpin rapat dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (2/3).

Dia juga mengimbau agar warganya tidak bepergian sementara waktu ke daerah yang sudah terjangkit virus Corona. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan mengeluarkan izin kegiatan yang melibatkan banyak massa. Apabila izin terlanjur sudah dikeluarkan, pihaknya akan meninjau ulang.

Advertisement

"Untuk izin yang sudah terlanjur keluar akan direview," kata dia.

Anies enggan menanggapi dampak wisata dan ekonomi Jakarta pasca dua orang ditetapkan terpapar virus Corona. Ketimbang mengutamakan ekonomi, Anies memprioritaskan kesehatan warganya.

"Saat ini, nomor 1 keselamatan warga, dampak perekonomian tentu ada tapi kita tidak akan menomorsatukan ekonomi dan menomorduakan keselamatan warga Jadi kita berharap warga Jakarta selamat dan kita berharap ekonomi selamat," tegasnya.

Advertisement

Pencegahan Virus di Transportasi Umum

Sejak wabah Virus Corona merebak dan Presiden Joko Widodo mengumumkan dua orang positif terpapar covid-19, Anies mengaku telah melakukan koordinasi dengan institusi terkait untuk pencegahan penularan virus. Termasuk mengupayakan virus tidak menyebar di transportasi umum.

"Tadi pagi kita sudah bicara dengan Dinas Perhubungan, Trans Jakarta, MRT untuk melakukan langkah-langkah terkait dengan pengamanan fasilitas umum. Insya allah sesegera mungkin akan ada pengumuman detilnya sekarang mereka sedang menyusun dan kita akan sampaikan skenario-skenarionya yang ada," ucapnya.

Anies juga membentuk tim khusus. Tim itu dipimpin oleh asisten Kesra san beranggotakan Dinas Kesehatan, Dinas Kominfotik, BPBD, Kesbangpol, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Biro Perekonomian.

"Tim ini akan bekerja full, memiliki base di kantor dinas kesehatan di jalan Kesehatan nomor 10," ucap Anies.

Tim khusus ini bertugas melakukan penyelidikan dan memetakan interaksi orang-orang yang diawasi untuk mudah mendeteksi potensi sebaran virus. Proses penyelidikan dimulai dari 136 orang yang dipantau.

"Siapa berkegiatan di mana berinteraksi dengan siapa kapan dan lain-lain. Dan pattern itu sudah ada untuk seluruh kasus yang dipantau. Tadi saya sebutkan ada 136, jadi 136 (orang) itu seluruh pattern-nya itu ada. Dan ini semua dilakukan dalam rangka bisa meminimalisir potensi penularan," jelasnya.

Anies juga meminta warga Jakarta secara aktif melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala-gejala influenza, untuk ditinjau lebih lanjut positif tidaknya terpapar virus Corona.

Tidak hanya untuk diri sendiri, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga meminta warganya melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika melihat ada orang terlihat memiliki gejala demam atau flu.

"Silakan datangi Puskesmas terdekat, atau hubungi Call Center 112 atau 119."

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.