Lamborghini Dipakai AM Saat Todong Pistol ke 2 Pelajar di Kemang Ditemukan Rusak
Mobil itu sudh terparkir di halaman depan Mapolres Jakarta Selatan. Garis polisi melingkari. Ada beberapa kerusakan seperti bumper bagian depan sudah terlihat lepas dengan kap mesin sedikit mengangkat. Kemudian ada peok di bagian bawah mobil, bumper belakang, dan velg.
Abdul Malik, pengemudi Lamborghini oranye yang todongkan pistol ke dua pelajar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan sudah ditetapkan tersangka. Kabar terbaru, super car miliknya ditemukan dalam kondisi rusak.
Mobil itu sudah terparkir di halaman depan Mapolres Jakarta Selatan. Garis polisi melingkari. Ada beberapa kerusakan seperti bumper bagian depan sudah terlihat lepas dengan kap mesin sedikit mengangkat. Kemudian ada peok di bagian bawah mobil, bumper belakang, dan velg.
Saat dikonfirmasi, pihak kepolisian membenarkan mobil itu milik Abdul Malik. Namun, tidak tahu apakah kerusakan mobil akibat kecelakaan atau kondisi lain. Sebab, pihak Laka Lantas Polres Jakarta Selatan tidak menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas.
"Iya benar, tapi tidak ada laporan laka (kecelakaan) nya. Itu urusannya sama Reskrim, " kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan Kompol Sri Widodo saat dihubungi merdeka.com, Rabu (25/12).
Sebab Abdul Malik Todongkan Pistol
Dari hasil pemeriksaan polisi, pengemudi Lamborghini yang kini berstatus tersangka itu mengaku melakukan aksinya karena tak terima ucapan SMA dan AM.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, awalnya Abdul melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengendarai Lamborghini berwarna oranye bernomor pelat B 27 AYR. Saat melintas, pengusaha properti ini bertemu dengan SMA dan AM sedang berjalan kaki.
"Memang pada saat itu dia merasa diteriaki dengan satu kalimat 'mobil bos', pemilik kendaraan tidak terima. Dia sampaikan ke kita bahwa dengan emosi tidak terima dengan perkataan anak muda tersebut," kata Yusri di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/12).
Dengan emosi, Abdul mengeluarkan kata-kata tidak sopan. Bahkan, Abdul mengejar SMA dan AM hingga memaksa kedua pelajar itu berhenti. Kedua pelajar itu sebelumnya melarikan diri usai mengetahui Abdul turun dari mobil.
(mdk/lia)