Korban tewas perampokan di Pulomas diautopsi di RS Polri
Korban tewas perampokan di Pulomas diautopsi di RS Polri. Enam jenazah korban dugaan perampokan rumah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Enam jenazah itu dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi.
Enam jenazah korban dugaan perampokan rumah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Enam jenazah itu dibawa ke RS Polri untuk dilakukan autopsi.
"Para jenazah dibawa ke RS Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timut, Selasa (27/12).
Menurut Argo, hingga kini polisi masih belum bisa menyimpulkan apa motif di balik pembunuhan sadis ini. Sebab, pihaknya masih akan terus mendalami dan melakukan penyelidikan.
"Kami masih terus dalami apa yang sebenarnya terjadi," katanya.
Seperti diketahui, perampokan sadis itu menewaskan enam orang. Ada pun identitas korban perampokan tersebut yakni, Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9) anak ketiga dari Dodi, Amel teman anak korban, Yanto sopir, dan Tasrok (40) sopir.
Baca juga:
Firasat ibunda sebelum putrinya jadi korban penyekapan di Pulomas
Sebelum tewas, korban perampokan di Pulomas berencana pindah rumah
Ini kesaksian orang yang dobrak pintu toilet penyekapan di Pulomas
Tabrak polisi saat mau ditangkap, rampok tewas dibedil
Korban tewas perampokan Pulomas berprofesi sebagai arsitek
Penyekapan Pulomas ketahuan usai kerabat dengar rintihan dari toilet
Dodi Triono dikenal dermawan dan sering santuni anak yatim