Ketua Pelaksana Formula E akan Minta Arahan Presiden Usai Sirkuit Diputuskan
Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menuturkan, Presiden Jokowi harus mengetahui perkembangan Formula E. Sebab acara balap mobil listrik ini merupakan agenda besar negara.
Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni mengatakan, pihaknya akan meminta arahan Presiden Joko Widodo. Permintaan itu setelah kepanitiaan dan sirkuit penyelenggaraan Formula E diputuskan.
"Setelah semua clear, dan kepanitiaan terbentuk serta venue diputuskan, kami akan menghadap presiden, memberi laporan sekaligus meminta arahan," ujar Sahroni kepada wartawan, Sabtu (27/11).
Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menuturkan, Presiden Jokowi harus mengetahui perkembangan Formula E. Sebab acara balap mobil listrik ini merupakan agenda besar negara.
"Ini acara besar negara, sehingga sangat penting untuk bapak Presiden tahu update-nya," kata Sahroni.
Dalam waktu dekat, Sahroni akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya, meminta KPK untuk mengawasi semua proses penyelenggaraan Formula E.
"Dalam waktu dekat pimpinan OV Formula E akan bertemu dengan KPK. Berkoordinasi dan meminta KPK ikut serta mengawasi semua proses," ujar politikus NasDem ini.
Baca juga:
PDIP Sebut Penunjukan Panitia Formula E Merupakan Hak Anies Baswedan dan Jakpro
Ditunjuk jadi Ketua Pelaksana Formula E, Sahroni sebut 'Ini Bukan Kampanye Politik'
Bamsoet Luruskan Masalah Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E
Anies Tunjuk Ahmad Sahroni Ketua Pelaksana Formula E, Bamsoet Jadi Panitia Pengarah
Anies Baswedan: Lokasi Formula E Masa Urusan Presiden
Anies Tegaskan Penentuan Lokasi Formula E Bukan Keputusan Presiden